5 Langkah Ajari Anak Agar Mampu Kenali dan Terhindar dari Pelecehan Seksual

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 08:59 WIB
5 Langkah Ajari Anak Agar Mampu Kenali dan Terhindar dari Pelecehan Seksual
Pendidikan Seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua wajib mengajarkan anak menjaga dirinya sendiri agar ia dapat terhindar dari pelecehan seksual. Hal ini merupakan bagian dari pentingnya edukasi seks sejak dini.

Tapi masih banyak orangtua yang belum tahu, bagaimana cara menyampaikan tindak pelecehan seksual ke anak.

"Orangtua kadang-kadang tahu mana yang boleh mana yang enggak. Tapi kadang-kadang transfer ke anak itu yang jadi problem," ujar Psikolog Muhammad Hamdi dalam acara campaign It's Okay Jiera di PIK Avenue Mall, PIK, Jakarta Utara Jumat (3/12/2021).

Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk ajarkan anak tentang pendidikan seks, agar ia bisa mengenali dan mencegah pelecehan seksual, seperti yang dijelaskan Hamdi.

1. Jelaskan Bagian Tubuh yang Tidak Boleh Dipegang Orang Lain
Orangtua perlu ajarkan anak sedari dini, apa saja bagian tubuhnya yang tidak boleh dipegang oleh selain dirinya. Bahkan orang lain yang terdekat seperti keluarga atau teman tidak boleh memegang bagian tersebut.

"Nggak boleh dipegang bagian itu, ketika ada yang pegang, kamu teriak yang kencang," tutur Hamdi.

2. Anak Bisa ke Toilet Sendiri
Sedari kecil, bahkan usia TK sekalipun, orangtua selalu mengusahakan anak bisa ke toilet sendiri dan tidak perlu bantuan guru sekalipun di sekolah.

"Kita bukan berprasangka buruk kepada siapapun, cuma hati-hati karena 70 persen pelaku (biasanya) adalah orang dekat," jelas Hamdi.

3. Tidur Mulai Dipisah
Selain mengajarkan anak mandiri, kamar dipisah ini juga membuat anak memiliki ruang pribadi agar bisa lebih menyayangi diri sendiri.

baca juga

"Nggak boleh kamar disatuin lelaki atau perempuan, meskipun masih kecil," jelasnya

4. Anak Lelaki Pakai Celana Panjang
Kebiasaan anak lelaki memakai celana panjang harus dididik sejak dini, seperti usia TK dan SD. Sehingga anak tidak dibiasakan pakai sarung atau celana pendek.

"Seksual education yang proporsional diajarkan ke anak sedari kecil, dihindari pakai kata yang vulgar sesuai kemampuan," ungkapnya

5. Ajarkan anak bilang tidak
Menjadi seorang anak bukan berarti selalu berkata dan menurut dengan selalu berkata iya. Untuk mencegah pelecehan seksual, maka ajarkan anak untuk berkata tidak, dan anak bisa menolak berbagai tindakan hal yang disukainya.

"Karena berawal dari situ, temannya ngajak kalau nggak ngerokok nggak macho, itu nggak asertif, jadi ajarkan anak bilang enggak," pungkas Hamdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surati Menteri Nadiem, Komahi Unri Minta Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi

Surati Menteri Nadiem, Komahi Unri Minta Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi

Riau | Kamis, 02 Desember 2021 | 21:09 WIB

Survei: Banyak Remaja Jadikan Konten Porno untuk Pelajari Seksualitas

Survei: Banyak Remaja Jadikan Konten Porno untuk Pelajari Seksualitas

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 17:55 WIB

Polisi Ungkap Kejahatan Seksual Terhadap Anak dalam Game Free Fire

Polisi Ungkap Kejahatan Seksual Terhadap Anak dalam Game Free Fire

Tekno | Selasa, 30 November 2021 | 15:51 WIB

Terkini

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

×