Korban Erupsi Gunung Semeru Sebagian Besar Alami Luka Bakar, Ketahui Jenis-jenisnya!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 08:38 WIB
Korban Erupsi Gunung Semeru Sebagian Besar Alami Luka Bakar, Ketahui Jenis-jenisnya!
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban akibat tertimbun material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban erupsi Gunung Semeru hingga Minggu (5/12/2021) malam telah mencapai 14 orang tewas dan 102 luka-luka.

Menurut Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eka Jusup Singka, sebagian besar korban selamat mengalami luka bakar.

"Dari lapangan terpantau sebagian adalah luka bakar jadi puskesmas udah mempersiapkan pelayanan kesehatan yang diakibatkan (erupsi) Gunung Semeru ini," kata Eka dalam konferensi pers, Sabtu (4/12/2021).

Warga yang mengalami luka bakar, dari ringan hingga berat, segera dirujuk ke beberapa Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Lumajang.

"Kalau luka bakarnya berat, maka dirujuk ke beberapa rumah sakit, yakni RS Bhayangkara, RS dr Hariyotom dan RS Pasirian, sedangkan yang ringan dan sedang, bisa ditangani di puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Lumajang Bayu Wibowo.

Idang Rasjidi (Instagram)
 Gunung Semeru erupsi (Instagram)

Mengenal Jenis Luka Bakar

Berdasarkan Alodokter, luka bakar dikategorikan dalam beberapa jenis, yakni:

  • Luka bakar ringan (superficial burn)

Luka bakar jenis ini biasnaya disebut luka bakar tingkat satu. Cirinya, luas area yang terluka tidak lebih dari 8 sentimeter, hanya meliputi kulit bagian paling luar dan dianggap tidak serius. Gejala yang muncul biasanya termasuk rasa sakit, kemerahan, kering, dan bengkak.

Contoh luka bakar jenis ini adalah luka bakar pada kulit yang terpapar sinar matahari secara langsung.

  • Luka bakar sedang (superficial partial-thickness burn)

Ini merupakan luka bakar derajat dua, yang memiliki ciri kulit melepuh, terasa sangat perih, lecet, bengkak dan kemerahan. Kondisi ini memerlukan perawatan medis darurat, terlebih jika luka bakar meluas di area vital, seperti wajah, tangan, bokong, selangkangan, paha, serta kaki.

  • Luka bakar berat (full thickness burn)

Luka bakar ini merupakan jenis yang paling parah, yang disebut tingkat 3. Kondisi luka bakar ini sudah sampai merusak seluruh lapisan kulit dan lemak, bahkan bisa ke otot dan tulang.

Korban yang mengalami jenis luka bakar ini dapat mengalami keracunan karbon monoksida, sesak napas, atau kulit terbakar hangus.

Penentuan tingkat keparahan juga dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni:

1. Luka bakar minor, yang terdiri dari luka bakar tingkat 1 di bagian tubuh mana saja, termasuk luka bakar tingkat 2 yang lebarnya 5 hingga 7,5 sentimeter.

2. Luka mayor, terdiri dari luka bakar tingkat 2 pada tangan, kaki, wajah, alat kelamin, dan bagian tubuh lainnya dengan lebar luka lebih dari dari 7,5 sentimeter. Derajat luka bakar tingkat 3 termasuk ke dalam luka bakar mayor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Korban Letusan Gunung Semeru, 102 Orang Terluka Mayoritas Luka Bakar

Update Korban Letusan Gunung Semeru, 102 Orang Terluka Mayoritas Luka Bakar

Jatim | Minggu, 05 Desember 2021 | 12:56 WIB

10 Fakta Erupsi Gunung Semeru: Banyak Korban Luka Bakar sampai Terjebak di Tambang

10 Fakta Erupsi Gunung Semeru: Banyak Korban Luka Bakar sampai Terjebak di Tambang

Hits | Minggu, 05 Desember 2021 | 10:41 WIB

Letusan Gunung Semeru, 10 Orang Belum Dievakuasi, 38 Luka Bakar

Letusan Gunung Semeru, 10 Orang Belum Dievakuasi, 38 Luka Bakar

Bekaci | Minggu, 05 Desember 2021 | 06:23 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB