Siskaeee Kerap Melakukan Aksi Eksibisionisme, Apakah Sudah Pasti Gangguan Jiwa?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 17:32 WIB
Siskaeee Kerap Melakukan Aksi Eksibisionisme, Apakah Sudah Pasti Gangguan Jiwa?
Sosok perempuan yang mengaku sebagai pemilik akun siskaeee di media sosial Twitter. (Youtube)

Suara.com - Kabid Humas Polda Yogyakarta Kombes Pol Yulianto mengatakan sosok Siskaeee telah ditetapkan sebagai terangka kasus pornografi.

Siskaeee ditangkap di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (4/12/2021) lalu setelah video-nya memamerkan alat vital dengan latar Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) viral di dunia maya.

Selama ini, sosok Siskaeee terkenal dengan aksi memamerkan organ intimnya di ruang publik atau eksibisionisme.

Berdasarkan obrolannya bersama Gofar Hilman terungkap bahwa Siskaeee melakukan aksi vulgarnya karena passion. Meski begitu, wanita ini mengaku tidak menerima tawaran open BO.

Siskaeee terduga pembuat video porno di Bandara YIA tiba di Mapolda DIY, Minggu (5/12/2021) pagi. [Kontributor / Julianto]
Siskaeee terduga pembuat video porno di Bandara YIA tiba di Mapolda DIY, Minggu (5/12/2021) pagi. [Kontributor / Julianto]

Mengenal Eksibisionisme

Orang yang melakukan aksi eksibisionisme umumnya dikenal sebagai eksibisionis. Dalam psikiatri, eksibisionis merupakan seseorang yang memiliki dorongan untuk menunjukkan, atau menampilkan, alat kelamin mereka di depan umum.

Sementara itu adalah tindakannya, seseorang yang sampai bertindak atas dorongan atau fantasi eksibisionistik, atau tertekan hingga tidak dapat berfungsi karena dorongan serta fantasi tersebut dikenal sebagai gangguan eksibisionis.

Namun, menurut MSD Manuals, kebanyakan eksibisionis tidak memiliki gangguan eksibisionistik.

Dokter hanya akan mendiagnosis gangguan eksibisionis ketika seorang eksibisionis merasa sangat tertekan atau kurang mampu berfungsi dengan baik karena perilaku mereka.

Eksibisionisme merupakan salah satu bentuk parafilia. Tetapi kebanyakan orang yang melakukan eksibisionisme tidak memenuhi kriteria klinis untuk gangguan parafilik.

Diagnosis gangguan parafilik harus mencakup adanya perilaku, fantasi, atau dorongan kuat hingga mengakibatkan penderitaan yang signifikan secara klinis atau gangguan fungsi, atau membahayakan orang lain (dalam eksibisionisme termasuk bertindak berdasarkan dorongan terhadap orang yang tidak setuju). Kondisi ini juga harus sudah terjadi selama lebih dari enam bulan.

Sementara itu, saat ini Siskaeee baru akan menjalani pemeriksaan psikologi.

"Hari ini Senin yang bersangkutan (Siskaeee) sedang menjalani pemeriksaan psikologi, agar kami bisa mendapatkan penjelasan dari ahli apakah yang bersangkutan mengalami gangguan dalam perilaku sehari-harinya," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geledah Indekos Siskaeee, Polisi Amankan Sejumlah Barang

Geledah Indekos Siskaeee, Polisi Amankan Sejumlah Barang

Jogja | Senin, 06 Desember 2021 | 16:25 WIB

Dalami Gangguan Perilaku Siskaeee, Polisi Lakukan Pemeriksaan Psikologi

Dalami Gangguan Perilaku Siskaeee, Polisi Lakukan Pemeriksaan Psikologi

Jogja | Senin, 06 Desember 2021 | 14:52 WIB

6 Fakta Siskaeee yang Pamer Aurat di Bandara, Pernah Dibooking Pejabat

6 Fakta Siskaeee yang Pamer Aurat di Bandara, Pernah Dibooking Pejabat

Sumsel | Senin, 06 Desember 2021 | 14:10 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB