WHO: Tidak Ditemukan Manfaat Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:53 WIB
WHO: Tidak Ditemukan Manfaat Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19
Petugas menunjukkan Plasma Konvalesen yang didonorkan warga di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Organiasasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan untuk tidak lagi menggunakan pengobatan terapi plasma konvalesen pada pasien Covid-19 parah.

Pada pengobatan ini, plasma darah berasal dari penyintas Covid-19 yang menyumbangkannya. Kemudian plasma darah ini ditransfer ke tubuh pasien dengan harapan antibodi pendonor dapat memerangi virus corona yang masih ada di tubuh pasien.

Namun, kelompok pengembang pedoman WHO tidak menemukan adanya manfaat apa pun pada hasil kritis pasien Covid-19 yang menerima pengobatan ini.

Di sisi lain, pengobatan ini juga memiliki tantangan tersendiri, seperti dalam hal menemukan, menguji, mengumpulkan, serta menyimpan plasma.

Warga saat mendonorkan Plasma Konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga saat mendonorkan Plasma Konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Rekomendasi baru ini didasarkan pada 16 uji coba terhadap lebih dari 16.000 pasien Covid-19 yang infeksinya sedang, parah, dan kritis. Saran ini terbit di British Medical Journal.

CNBC melaporkan kelompok pengembang juga mengatakan bahwa penelitian tentang pengobatan harus dilanjutkan dalam uji coba kontrol secara acak.

Sementara di Amerika Serikat, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah mengurangi otorisasi penggunaan darurat plasma konvalesen sejak Februari lalu.

FDA menganjurkan terapi diberikan kepada pasien rawat inap di awal perkembangan penyakit dan pada pasien yang memiliki gangguan sistem kekebalan karena tidak dapat menghasilkan respons antibodi yang kuat.

"Plasma dengan tingkat antibodi yang rendah belum terbukti membantu dalam Covid-19," jelas FDA pada pedoman yang sudah direvisi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Ibu Hamil Donor Plasma dan Donor Darah? Ini Saran Ahli!

Bolehkah Ibu Hamil Donor Plasma dan Donor Darah? Ini Saran Ahli!

Health | Senin, 22 November 2021 | 10:21 WIB

PMI Tangerang Hentikan Donor Plasma Konvalesen, Ini Alasannya

PMI Tangerang Hentikan Donor Plasma Konvalesen, Ini Alasannya

Banten | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:15 WIB

Simak! 6 Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen dan Tahapan Melakukan Donor

Simak! 6 Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen dan Tahapan Melakukan Donor

Health | Kamis, 30 September 2021 | 06:35 WIB

Terkini

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

×