Ini Dampak Jika Bonus Demografi 2020 Jika Tak Didukung Pola Makan Gizi Seimbang

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
Ini Dampak Jika Bonus Demografi 2020 Jika Tak Didukung Pola Makan Gizi Seimbang
Ilustrasi gizi seimbang. [shutterstock]

Suara.com - Indonesia disebut akan memiliki bonus demografi pada tahun 2030 lantaran usia produktif mendominasi hingga 70 persen populasi. Usia produktif yang dimaksud berkisar usia 15-65 tahun.

Namun, dominasi usia produktif itu bisa jadi 'pisau bermata dua' jika kelompok muda tersebut tidak menjaga kesehatannya sejak sekarang. Salah satu yang penting diperhatikan terkait dengan pola makan gizi seimbang

Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Woro Srihastuti menyampaikan bahwa dari 270 juta jumlah populasi Indonesia saat ini, sekutar 27,9 persen merupakan generasi Z yang berusia 23 tahun ke bawah. 

Sementara 25,7 persen lainnya merupakan generasi milenial yang berusia sekutar 24-40 tahun. 

Ilustrasi diet (Shutterstock)
Ilustrasi diet (Shutterstock)

"Kita harus memastikan mereka terpenuhi dari segala kebutuhan, termasuk kesehatan dan gizi. Kalau kita lihat bahwa jumlah penduduk usia muda yang besar sebetulnya bisa kita maknai sebagai pisau bermata dua. Kalau kita bisa membuat mereka menjadi kelompok yang berkualitas dan memiliki ketahanan akan menjadi potensi pembangunan," kata Woro dalam konferensi pers virtual kampanye #KerenDimakan dari United Nations World Food Programme (UN WFP), Selasa (7/12/2021).

Namun, di sisi lain, jika kebutuhan gizi kelompok muda itu tidak tercukupi berisiko alami penyakit tidak menular. Menanggapi kampanye #KerenDimakan, menurut Woro, program digital tersebut tepat untuk mengedukasi anak dan remaja agar mau ikut serta dalam tren pola makan buah dan sayur.

Woro menyampaikan bahwa anak dan remaja menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak dari pandemi Covid-19. Mereka kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar juga rentan terhadap gangguan kesehatan akibat kurang bergerak dan konsumsi makanan yang tidak sehat.

"Diperkirakan 12 juta anak alami gizi buruk dan 11 juta bayi tidak diimunisasi selama pandemi. Ini tentunya menjadi tantangan kita ke depan," ujarnya.

WFP Indonesia Country Director a.i., Jennifer Rosenzweig menambahkan, kampanye digital #KerenDimakan sekaligus menekankan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Jennifer, remaja Indonesia yang saat ini berjumlah 46 juta itu membutuhkan kombinasi zat gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Gizi seimbang itu sebenarnya mudah didapatkan dan banyak tersedia dari sayur dan buah lokal. 

Melalui pendekatan kreatif digital, #KerenDimakan didesain menjadi kampanye yang interaktif dan menarik secara visual, merefleksikan pesan bahwa sayur dan buah menjadi pilihan yang keren untuk memberikan gizi yang dibutuhkan remaja. 

"Bersama Pemerintah, WFP mengajak sebanyak mungkin pemangku kepentingan, baik dari sektor publik dan swasta, agar menjadi lebih kreatif dan inovatif, mendengar kebutuhan remaja dan mendukung kampanye digital #KerenDimakan!," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid-19 Varian Omicron, Dokter Reisa Singgung Pola Makan Gizi Seimbang

Cegah Covid-19 Varian Omicron, Dokter Reisa Singgung Pola Makan Gizi Seimbang

Health | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:45 WIB

Jangan Asal, Begini Cara Pilih Keju Bergizi

Jangan Asal, Begini Cara Pilih Keju Bergizi

Health | Jum'at, 03 Desember 2021 | 21:03 WIB

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Your Say | Kamis, 02 Desember 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB