Nikita Willy Sempat Jalani Akupuntur Sebelum Hamil, Ini 6 Manfaatnya Untuk Kesehatan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 09 Desember 2021 | 13:55 WIB
Nikita Willy Sempat Jalani Akupuntur Sebelum Hamil, Ini 6 Manfaatnya Untuk Kesehatan
Nikita Willy saat diwawancara Maia Estianty (YouTube.com)

Suara.com - Kabar bahagia tengah menyelimuti Nikita Willy dan Suami. Setelah menjalani proses inseminasi buatan namun gagal, kini akhirnya ia berhasil hamil.

Ia mengaku sempat menjalani akupuntur untuk program hami. Sebelumnya aktris tersebut juga pernah melakukan perawatan yang sama untuk mengatasi gerd.

"Akhirnya aku ditusuk lah pada saat itu juga dan ternyata hamil," ungkap Nikita Willy dilansir dari channel YouTube MAIA ALELDUL TV.

Secara singkat akupunktur adalah bentuk perawatan medis yang telah digunakan selama ratusan bahkan ribuan tahun. Akupunktur berasal dari praktik medis Asia. Itu sebabnya banyak dewan lisensi dan pengawasan menggunakan istilah "Pengobatan Oriental" untuk mengklasifikasikan akupunktur.

Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)

Selain bermanfaat untuk kehamilan, teranyata akupuntur juga punya beragam manfaat lain untuk kesehatan. Dilansir dari Healthline, berikut ini rangkumannya.

Nyeri punggung

Sebuah tinjauan studi tahun 2015 menemukan bahwa akupunktur dapat memberikan bantuan jangka pendek dari nyeri punggung bawah. Ini benar jika akupunktur digunakan sendiri atau dengan perawatan lain, seperti obat-obatan atau terapi fisik.

Sakit lutut

Nyeri yang disebabkan oleh osteoarthritis di lutut adalah penyebab utama kecacatan di kalangan orang dewasa. Sebuah tinjauan tahun 2010 menemukan bahwa akupunktur adalah pengobatan yang efektif untuk nyeri lutut dan gejala fisik osteoarthritis.

Sakit leher

Akupunktur secara signifikan dapat mengurangi nyeri leher, menurut sebuah studi tahun 2015. Ketika akupunktur digunakan dengan teknik lain untuk meredakan ketegangan leher dan mengurangi ketegangan otot, pengurangan gejala sangat signifikan jika dibandingkan dengan perawatan tradisional.

Migrain dan sakit kepala

Sebuah tinjauan studi migrain tahun 2012 menemukan bahwa akupunktur setidaknya sama efektifnya dalam meredakan gejala migrain seperti perawatan lain, termasuk pengobatan. Ini juga memiliki beberapa manfaat dibandingkan perawatan klasik tersebut, termasuk efek yang lebih tahan lama, penggunaan obat yang lebih rendah, dan komplikasi atau efek samping yang lebih sedikit.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa perawatan akupunktur secara teratur dapat membantu orang dengan riwayat migrain mencegah episode berikutnya.

Nyeri persalinan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Malpraktik, Dokter RS Caritas Timika Masukan Kain ke Perut Wanita Usai Melahirkan

Diduga Malpraktik, Dokter RS Caritas Timika Masukan Kain ke Perut Wanita Usai Melahirkan

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 13:34 WIB

Nikita Willy Berhasil Hamil setelah Akupuntur, Ternyata Ini 3 Fungsinya!

Nikita Willy Berhasil Hamil setelah Akupuntur, Ternyata Ini 3 Fungsinya!

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 13:17 WIB

Nikita Willy Sempat Jalani Inseminasi Buatan agar Cepat Hamil, Apa Itu?

Nikita Willy Sempat Jalani Inseminasi Buatan agar Cepat Hamil, Apa Itu?

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 11:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB