Kenali Tanda Bahaya Kehamilan Serta Jenis-jenis Pendarahan Pada Ibu Hamil

Minggu, 19 Desember 2021 | 20:48 WIB
Kenali Tanda Bahaya Kehamilan Serta Jenis-jenis Pendarahan Pada Ibu Hamil
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Suara.com - Ada beberapa tanda bahaya kehamilan. Jika dibiarkan, hal tersebut bisa membahayakan keselamatan ibu dan si jabang bayi.

"Tanda bahaya pada kehamilan, contohnya mual dan muntah berlebihan. Dan ini biasanya terjadi di trimester pertama,” ungkap Dokter Kandungan dr. Katrina Puspita, Sp.OG, dalam acara Kenali Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Jumat (17/12/2021).

“Jika (muntah) berlebihan maka ini disebut hiperemesis gravidarum yang terjadi di pagi hari. Dan ini bisa menyebabkan penurunan berat badan. Bila berat, ini disertai gejala dehidrasi,” ungkapnya lebih lanjut.

Tanda bahaya kehamilan lainnya juga terjadi pada perdarahan vagina saat awal kehamilan. Menurutnya, tanda bahaya ini mengakibatkan terjadinya keguguran dan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan atau rahim).

“Kehamilan ektopik yang perlu kita waspadai yaitu nyeri perut di bagian perut bawah. Semakin lama, rasa nyeri nya bisa jadi hebat,” lanjut dr. Katrina.

Selain itu, tanda bahaya kehamilan lainnya juga terjadi pada perdarahan vagina di usia kehamilan lanjut.

Lebih lanjut, dr. Katrina juga membagikan tiga kategori perdarahan vagina, antara lain:

1. Plasenta Previa
Saat anita hamil mengalami Plasenta Previa, maka hal tersebut dapat menutupi jalan lahir. Umumnya, kejadian ini didiagnosis pada trimester kedua lewat pemeriksaan USG dengan gejala mengalami perdarahan yang tidak nyeri.

2. Abrupsio Plasenta
Abrupsio plasenta adalah perdarahan vagina pada usia kehamilan lanjut akibat pemisahan plasenta dari dinding rahim sebelum proses melahirkan. Menurut dr. Katrina, kejadian ini umumnya dialami oleh wanita hamil di trimester ketiga.

Baca Juga: Taruh Alat Tes Kehamilan di Wafel Suami, Perempuan Ini Malah Dapat Reaksi Tak Menyenangkan

“Biasanya ada faktor penyebab, pertama ibu hipertensi sehingga menyebabkan plasenta atau gampang mengalami perdarahan di dalam. Dan ini ditandai perdarahan yang sedikit tapi nyeri perutnya hebat. Bukan karena hipertensi, tapi ini juga bisa saja jatuh atau mengalami kontraksi yang berlebihan,” tutur dr. Katrina.

3. Vasa Previa
Kategori perdarahan ini terjadi masuknya tali pusar janin ke dalam membran di bagian bawah uterus, sehingga menyebabkan adanya pembuluh darah yang melintas di mulut rahim (serviks).

Melansir dari Klik Dokter, dalam keadaan normal, semua pembuluh darah janin terlindung di tali pusat.

Tetapi pada penyakit vasa previa, terdapat adanya pembuluh darah janin yang keluar dari tali pusat, dan melintasi mulut rahim bersamaan dengan selaput ketuban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI