Daftar Obat Sakit Perut, dari Alami hingga Medis

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 14:43 WIB
Daftar Obat Sakit Perut, dari Alami hingga Medis
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang mengalami ketidaknyamanan perut. Sakit perut biasanya dirasakan di bagian batang tubuh di bawah tulang rusuk, di atas panggul dan selangkangan. Intensitasnya dapat berkisar dari sakit ringan hingga sakit parah yang melumpuhkan. Berikut ini obat sakit perut yang penting diketahui.

Meskipun sakit perut tidak normal, itu tidak selalu serius, dan sering sembuh dengan sendirinya. Tetapi bentuk sakit perut tertentu dapat mengindikasikan kondisi kesehatan yang serius.

Bagi Anda yang sedang mengalami ketidaknyamanan pada perut, berikut ini rekomendasi obat sakit perut untuk membuat kondisi perutmu terasa lebik baik melansir dari situs WebMD, Senin (20/12/2021).

1. Obat Medis

Untuk meredakan sakit perut, Anda bisa menggunakan obat-obatan medis yang bisa Anda beli di apotek. Adapun jenis obatnya seperti berikut ini.

  • Sakit perut karena nyeri gas, obat yang mengandung bahan simethicone (Mylanta, Gas-X) bisa membantu menghilangkannya.
  • Sakit perut karena mulas dari penyakit refluks gastroesofagus (GERD), cobalah antasida atau peredam asam (Pepcid AC, Zantac 75).
  • Sakit perut karena sembelit, pelunak tinja ringan atau pencahar dapat membantu membuat semuanya bergerak kembali.
  • Kram perut akibat diare, obat-obatan yang mengandung loperamide (Imodium) atau bismut subsalisilat (Kaopectate atau Pepto-Bismol) mungkin membuat Anda merasa lebih baik.
  • Untuk jenis nyeri perut lainnya, acetaminophen (Aspirin Free Anacin, Liquiprin, Panadol, Tylenol ) mungkin bisa membantu. Tapi jauhi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen ( Advil, Midol, Motrin), atau naproxen ( Naprosyn, Aleve, Anaprox, Naprelan). Mereka dapat mengiritasi perut.

Untuk mengonsumsi obat-obatan ini, sebaiknya perlu menggunakan resep dokter, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Obat Alami

Anda dapat mencoba bantal pemanas untuk meredakan sakit perut. Pastikan untuk mengonsumsi banyak air putih agar  tubuh memiliki cukup air. Selain itu, Anda juga dapat melakukan beberapa cara alami seperti berikut ini.

  • Makan berkali-kali dengan porsi kecil lebih baik dibandingkan makan tiga kali dengan porsi besar
  • Kunyah makanan dengan perlahan dan baik
  • Jauhi makanan yang mengganggu, misalnya makanan pedas atau gorengan
  • Kurangi stres dengan olahraga, meditasi, atau yoga

Jika gejala sakit perut masih terasa meski sudah mengonsumsi obat sakit perut, sebaiknya segera hubungi pihak medis atau dokter untuk memeriksa kondisi Anda.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Manfaat Sit Up untuk Kebugaran Tubuh, Semangat Olahraga yuk!

8 Manfaat Sit Up untuk Kebugaran Tubuh, Semangat Olahraga yuk!

Lifestyle | Minggu, 19 Desember 2021 | 22:11 WIB

Klik di Sini untuk 3 Cara Menghilangkan Lemak di Perut

Klik di Sini untuk 3 Cara Menghilangkan Lemak di Perut

Health | Jum'at, 17 Desember 2021 | 17:43 WIB

Didesak Minta Maaf Soal Video Direksi Transjakarta Nonton Belly Dance, Adi Kurnia Berdalih

Didesak Minta Maaf Soal Video Direksi Transjakarta Nonton Belly Dance, Adi Kurnia Berdalih

Jakarta | Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB