facebook

Makan Es Krim Saat Batuk Aman, Gejalanya juga Tidak akan Memburuk

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Makan Es Krim Saat Batuk Aman, Gejalanya juga Tidak akan Memburuk
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Banyak orang percaya bahwa produk susu dapat memperburuk batuk dengan meningkatkan produksi lendir.

Suara.com - Sakit batuk bukanlah penghalang bagi anak-anak untuk makan es krim. Tapi apakah es krim akan membuat batuk mereka lebih parah?

Berdasarkan Eating Well, belum ada penelitian definitif yang menunjukkan bahwa produk susu dapat memperburuk batuk.

Tetapi, memang banyak orang percaya bahwa produk susu dapat memperburuk batuk dengan meningkatkan produksi lendir.

Bahkan, beberapa orang percaya tekstur susu yang kental, termasuk di dalam es krim, dapat membuat gejala batuk menjadi lebih buruk. Jadi, bukan masalah kandungan susunya.

Baca Juga: Benarkah Susu Hangat Dapat Membuat Cepat Tertidur? Ini Jawabannya Menurut Ahli

Ilustrasi Sakit Batuk. (Pexels/Andrea Picquadio)
Ilustrasi Sakit Batuk. (Pexels/Andrea Picquadio)

Para peneliti belum dapat menemukan hubungan antara asupan susu dan berapa banyak lendir atau dahak yang diproduksi setelah mengonsumsinya.

Namun, susu dapat membuat dahak lebih kental dan mengiritasi tenggorokan. Ini terjadi karena susu merupakan emulsi.

Jadi, dilansir BBC, ketika susu tercampur dengan air liur, tetesan berkumpul dan membentuk flokulasi. Proses ini juga dapat terjadi pada susu kedelai.

Flokulasi dapat mengubah rasa di mulut, sehingga menimbulkan sensasi yang cenderung diduga disebabkan oleh lendir, padahal bukan.

Sementara untuk suhu dingin es krim, memang dapat membuat perut lebih dingin. Tetapi begitu proses pencernaan mulai memecah makanan, panas dihasilkan dan akan segera menghangatkan tubuh.

Baca Juga: Mana Lebih Sehat Untuk Anak, Susu Kambing atau Susu Sapi?

Jadi kalau sedang pilek, makan es krim kalau mau dan minum susu kalau suka sensasinya. Memang ini tidak akan menyembuhkan, tetapi juga tidak akan memperburuk flu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar