Tak Semua Wanita Bisa Squirting saat Berhubungan Seks, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 21 Desember 2021 | 20:00 WIB
Tak Semua Wanita Bisa Squirting saat Berhubungan Seks, Ini Sebabnya!
Ilustrasi berhubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)

Suara.com - Anda mungkin pernah mendengar wanita mengalami squirting atau ejakulasi. Beberapa wanita memang bisa melakukannya ketika berhubungan seks, tetapi ada pula yang tidak bisa.

Pada umumnya, squirting atau ejakulasi wanita adalah hal yang wajar terjadi ketika berhubungan seks. Beberapa penelitian justru menunjukkan squirting jauh lebih umum terjadi daripada yang selama ini dipikirkan.

Menurut para ahli kesehatan seksual, squirting ini merupakan hal yang sangat normal. Stigma tertentu telah mengarahkan pemikiran banyak orang mengenai fenomena squirting ketika berhubungan seks.

Tidak semua wanita tidak bisa melakukannya. Tapi, Anda juga tidak ada yang perlu khawatir jika beberapa wanita bisa melakukan squirting dan lainnya tidak.

Sedangkan, kebanyakan fenomena squirting oleh wanita yang diperlihatkan dalam film porno itu sering kali menyesatkan. Karena, mereka mungkin membuat cairan buatan atau cara-cara lainnya untuk mencapai squirting.

Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Pada dasarnya, squirting merupakan ejakulasi wanita yang bisa dicapai melalui masturbasi, seks oral, dan seks penetratif.

Squirting ini digambarkan sebagai pelepasan atau semburan cairan yang dilepaskan dari uretra, baik selama orgasme atau saat tubuh rileks setelah berhubungan seks.

"Beberapa wanita memang bisa mengeluarkan cairan ini dari uretra ketika klimaks. Cairan ini terdiri dari sejumlah kecil cairan putih susu," kata The New Scientist dikutip dari Daliy Star.

Jadi, cara setiap wanita mencapai squirting itu berbeda-beda. Tapi, beberapa orang percaya bahwa banyak wanita yang menahannya keluar karena khawatir cairan itu terlihat seperti urine.

Sehingga, para ahli belum mengetahui pasti seberapa banyak wanita yang bisa melakukannya dan tidak.

Beberapa penelitian yakin bahwa sebagian dari cairan squirting itu terdiri dari urine.

Tapi, satu studi tahun 2014 memiliki sampel wanita yang diharuskan pergi ke toilet sebelum melakukan aktivitas seksual dan melakukan USG untuk membuktikan bahwa kandung kemih mereka kosong.

Kemudian, mereka melakukan hubungan seks yang penuh gairah hingga kandung kemihnya terisi kembali. Sehingga, mereka bisa mengeluarkan cairan yang disebut squirting ketika berhubungan seks untuk mengosongkan kandung kemihnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhubungan Seks saat Hamil, Ketahui Posisi yang Aman dan Berbahaya!

Berhubungan Seks saat Hamil, Ketahui Posisi yang Aman dan Berbahaya!

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:16 WIB

Sering Tak Puas di Atas Ranjang? Begini Cara Agar Tak Frustasi Saat Berhubungan Seks

Sering Tak Puas di Atas Ranjang? Begini Cara Agar Tak Frustasi Saat Berhubungan Seks

Lifestyle | Jum'at, 17 Desember 2021 | 20:55 WIB

Berhubungan Seks Makin Panas, Ini 5 Tips agar Foreplay Lebih Tahan Lama!

Berhubungan Seks Makin Panas, Ini 5 Tips agar Foreplay Lebih Tahan Lama!

Health | Kamis, 16 Desember 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB