Penyebab Keputihan Gatal yang Perlu Anda Tahu

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 13:24 WIB
Penyebab Keputihan Gatal yang Perlu Anda Tahu
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap perempuan bisa mengalami keputihan. Namun, keputihan sangat membuat tidak nyaman karena sering membuat vagina gatal. Bahkan, rasa gatal tersebut kadang menyakitkan karena mengiritasi atau infeksi. Lantas, apa penyebab keputihan gatal?

Umumnya, gatal pada vagina karena keputihan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, Anda perlu konsultasi dengan dokter jika gatalnya parah atau jika Anda menduga Anda memiliki kondisi yang mendasarinya.

Dokter Anda dapat menentukan penyebab keputihan terasa gatal pada vagina melalui pemeriksaan dan pengujian. Dokter juga dapat merekomendasikan perawatan yang tepat untuk gejala yang tidak nyaman ini.

Penyebab Keputihan Gatal

Berbagai jenis infeksi dapat menyebabkan gatal atau keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal berarti warna yang tidak normal (coklat, hijau), dan bau. Ini terkait dengan gatal atau iritasi.

Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

Melansir dari berbagai sumber, Rabu (22/21/2021), adapun beberapa penyebab keputihan gatal yaitu sebagai berikut:

1. Infeksi yang menyebar selama melakukan kontak seksual yang disebabkan oleb klamidia, trikomoniasis, dan gonore (GC).
2. Infeksi jamur vagina
3. Bakteri normal yang hidup di vagina tumbuh terlalu banyak dan menyebabkan keputihan berwarna abu-abu dan bau amis atau disebut juga dengan istilah vaginosis bakteri (BV). Bakteri ini tidak menyebar lewat kontak seksual.

Selain itu, ada juga penyebab lainnya yang membuat keputihan gatal. Adapun penyebab lainnya seperti berikut ini:

1. Menopause dan kadar estrogen rendah. Hal ini dapat menyebabkan kekeringan pada vagina dan gejala lainnya (vaginitis atrofi ).
2. Tampon atau benda asing yang tertinggal sehingga menyebabkan bau tidak sedap.
3. Bahan kimia dalam deterjen, salep, pelembut kain, krim, semprotan feminin, douche, dan krim kontrasepsi. Bahan-bahan kimia tersebut dapat membuat vagina iritasi dan berbau.

Ada juga penyebab kurang umum yang membuat keputihan terasa gatal seperti berikit ini:

1. Kanker vulva, leher rahim, vagina, rahim, atau saluran tuba
2. Kondisi kulit, seperti vaginitis deskuamasi dan lichen planus

Demikian informasi mengenai penyebab keputihan gatal yang penting untuk diketahui. Jika gejala gatal saat keputihan terasa sudah mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Keputihan hingga Lendir pada Anus, Bisa Jadi Gejala Kanker Dubur!

Waspadai Keputihan hingga Lendir pada Anus, Bisa Jadi Gejala Kanker Dubur!

Health | Jum'at, 17 Desember 2021 | 19:19 WIB

Tak Perlu Panik, Ini Pengobatan Rumahan Untuk Atasi Infeksi Vagina

Tak Perlu Panik, Ini Pengobatan Rumahan Untuk Atasi Infeksi Vagina

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 19:30 WIB

Vagina Terlalu Rapat, Awas Tanda Penyakit Ini

Vagina Terlalu Rapat, Awas Tanda Penyakit Ini

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB