Asuransi Kesehatan Tambahan untuk Infeksi COVID-19, Penting Atau Tidak di Masa Pandemi?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 22 Desember 2021 | 17:00 WIB
Asuransi Kesehatan Tambahan untuk Infeksi COVID-19, Penting Atau Tidak di Masa Pandemi?
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Suara.com - Memiliki asuransi kesehatan merupakan salah satu cara mengantisipasi risiko terburuk ketika terserang penyakit, termasuk infeksi COVID-19.

Muncul pertanyaan, apa perlu memiliki asuransi kesehatan tambahan yang mengcover COVID-19 saja?

Menjawab pertanyaan ini, dr. Dian Budiani, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia menjelaskan, perlindungan dari dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh infeksi COVID-19 perlu mendapat perhatian lebih dari masyarakat. Sebab seperti diketahui bersama, infeksi COVID-19 membuat pasien wajib menjalani isolasi mandiri minimal selama 10 hari.

“Prudential Indonesia senantiasa mendampingi masyarakat Indonesia agar bisa mendapatkan yang terbaik di kehidupan mereka, tak terkecuali dengan membantu mereka agar tetap terlindungi di masa pandemi yang penuh tantangan ini. Kami bangga dapat menjadi pelopor di industri yang menyediakan proteksi serta berbagai kemudahan tambahan terkait kasus COVID-19 seperti prosedur klaim yang lebih mudah dan penjaminan rawat inap," ujar dr Dian, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN Cempaka Putih Timur 03, Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2021). [Instagram@dinkesdki]
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN Cempaka Putih Timur 03, Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2021). [Instagram@dinkesdki]

Prudential Indonesia juga secara konsisten telah mendukung masyarakat dalam menghadapi COVID-19 sejak Januari tahun lalu. Pada 6 Februari 2021, Prudential Indonesia meluncurkan Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi yang dapat diperoleh secara bebas biaya di aplikasi all-in-one Pulse by Prudential yang menyediakan solusi kesehatan holistik dan perencanaan kesejahteraan untuk masyarakat Indonesia.

Program ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang menerima vaksin dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Mereka kemudian berhak memperoleh santunan tunai sebesar Rp1 juta per hari (maksimal 10 hari) sebagai bantuan jika harus dirawat di rumah sakit karena mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dalam kurun waktu 14 hari kalender setelah vaksinasi.

Sejak awal diperkenalkan, program ini telah diikuti lebih dari 17.000 pendaftar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Tak hanya soal asuransi kesehatan, Prudential juga turut berperan aktif mendukung pemerintah dengan menjadi perusahaan asuransi jiwa pertama yang membuka sentra vaksinasi COVID-19.

Sejalan dengan komitmen untuk membuat masyarakat Indonesia hidup lebih sehat, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berikan lebih dari 51.000 dosis vaksin COVID-19 sepanjang 2021 untuk mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah.

baca juga

Pemberian vaksin ini dilakukan melalui Sentra Vaksinasi Prudential Indonesia yang berlokasi di PRUUniversity, Kota Kasablanka, Jakarta selama 15 April – 3 Desember 2021, serta di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung yang beroperasi pada 25 Oktober-5 November dan 15-26 November 2021.

“Kami sangat bersyukur masyarakat pun antusias mendatangi sentra vaksinasi kami untuk mendapatkan vaksin demi secepatnya menciptakan herd immunity. Selama 15 April hingga 3 Desember 2021, sentra vaksinasi di PRUUniversity telah memberikan lebih dari 47.000 dosis vaksin, sedangkan sentra vaksinasi di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin sebanyak 4.660 dosis vaksin,” lanjut dr. Dian.

Dukungan akses vaksinasi yang mudah terjangkau dan nyaman oleh Prudential Indonesia pertama kali dibuka di PRUUniversity pada 15 April lalu, serta berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta Puskesmas Kecamatan Tebet.

Kini setelah capaian vaksinasi di Provinsi DKI Jakarta telah mencapai 134,86% untuk dosis satu dan 110,72% untuk dosis dua[1], pelayanan publik yang sempat dikunjungi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, ini resmi selesai beroperasi pada Jumat, 3 Desember 2021 lalu.

Guna makin mempercepat capaian vaksinasi nasional, Prudential Indonesia juga melebarkan upayanya dengan membuka sentra vaksinasi di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, dengan menyasar masyarakat yang belum pernah divaksin.

Bersama Dinas Kesehatan Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Puskesmas dan Kecamatan Soreang, serta RSU Bina Sehat, kehadiran sentra vaksinasi Prudential Indonesia selama empat minggu juga bantu meningkatkan status capaian vaksinasi Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung yang semula 51,23% menjadi 68%.

“Terus terapkan protokol kesehatan, pastikan kecukupan proteksi bagi diri dan keluarga, seperti masker, vaksinasi dan asuransi. Bersama-sama kita bisa menuju Indonesia yang lebih sehat dan bangkit kembali!” tutup dr. Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB

OJK Pasang Target Aset Asuransi 20 Persen PDB pada 2045, Ini Strateginya

OJK Pasang Target Aset Asuransi 20 Persen PDB pada 2045, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:19 WIB

AAJI Catat 19 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

AAJI Catat 19 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:44 WIB

UMKM Harus Tahu, Ini Fungsi Asuransi Kredit Ekspor untuk Lindungi Bisnis

UMKM Harus Tahu, Ini Fungsi Asuransi Kredit Ekspor untuk Lindungi Bisnis

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 00:10 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Terkini

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

×