Wamenkes Ungkap Ancaman Lonjakan Penyakit Menular Selain Covid-19, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 23 Desember 2021 | 17:30 WIB
Wamenkes Ungkap Ancaman Lonjakan Penyakit Menular Selain Covid-19, Apa Itu?
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dalam kunjungan ke Kampung GERMAS di Desa Pranggong, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/12/2021). [Suara.com / Dini Afrianti Efendi]

Suara.com - Hampir dua tahun sudah Indonesia dan juga dunia dilanda oleh pandemi Covid-19. Meski demikian, dalam beberapa waktu belakangan Indonesia berhasil menekan laju penularan Covid-19.

Tapi, masyarakat sebaiknya harus tetap waspada. Karena Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan ada potensi ancaman lonjakan penyakit menular. Salah satunya seperti tuberkulosis (TB).

Hal ini terlihat dari layanan kesehatan penyakit lain, hingga kegiatan imunisasi yang sempat menurun drastis.

"Jadi memang beberapa sektor kesehatan mengalami penurunan. Sektor kesehatan angka imunisasi beberapa waktu lalu saat pandemi besar mengalami penurunan," ujar Wamenkes Dante dalam acara temu media beberapa waktu lalu di Boyolali, Jawa Tengah.

Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Bahkan menurut Wamenkes Dante, angka kunjungan posyandu untuk pengukuran tinggi-berat badan anak dan kegiatan imunisasi anak menurun dratis, yakni mencapai 42 persen dari jalur yang seharusnya 

Hal ini disebabkan beberapa hal, posyandu yang tidak dibuka hingga orangtua khawatir membawa anaknya keluar rumah.

"Jadi punya potensi masalah kesehatan di beberapa waktu lalu yang akan datang," ungkap Wamenkes Dante mengakui.

Lelaki yang juga dokter spesialis penyakit dalam itu menemukan, kasus TB secara acak saat mengunjungi di RSUD Padan Arang. 

Hal ini menunjukan kasus TB masih sangat dekat, dan mudah ditemui di masyarakat. Apalagi data menunjukan Indonesia masih berada di urutan ketiga dunia, negara dengan kasus TB terbanyak.

"Jadi saya saat berkunjung ke RSUD Pandan Arang, menemukan secara langsung 2 kasus TBC tadi. Jadi bukan data yang tidak evidence base, tadi di rumah sakit kita buktikan sendiri, menemukan kasus TBC secara langsung," cerita dia.

Hasilnya, Wamenkes Dante meminta petugas dan dinas kesehatan daerah untuk aktif melakukan case finding, yaitu menemukan orang yang melakukan kontak erat pada kasus TBC.

"Dan ini bisa dilakukan secara aktif oleh instansi dan dinas kesehatan, Puskesmas dan beberapa penanggung jawab di wilayah setempat," tutup Wamenkes Dante.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang Bandara Kualanamu Belum Divaksin Dosis Lengkap Dilarang Terbang

Penumpang Bandara Kualanamu Belum Divaksin Dosis Lengkap Dilarang Terbang

Sumut | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:49 WIB

WHO: Vaksin Booster Hanya Perpanjang Pandemi Covid-19, Tidak Mengakhiri

WHO: Vaksin Booster Hanya Perpanjang Pandemi Covid-19, Tidak Mengakhiri

Sulsel | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:40 WIB

Aturan Perjalanan Gunakan Bus Diperketat selama Nataru

Aturan Perjalanan Gunakan Bus Diperketat selama Nataru

Riau | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB