Selain Makanan, 5 Kebiasaan Harian Ini Bisa Sebabkan Refluks Asam Lambung!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 24 Desember 2021 | 16:06 WIB
Selain Makanan, 5 Kebiasaan Harian Ini Bisa Sebabkan Refluks Asam Lambung!
Ilustrasi sakit perut, maag, refluks asam (shutterstock)

Suara.com - Jika Anda pernah merasakan sensasi terbakar setelah makan, Anda mungkin menderita refluks asam lambung. Kondisi ini biasanya dipicu oleh banyak kebiasaan buruk sehari-hari.

Banyak orang mungkin mengira masalah refluks asam lambung ini dipengaruhi oleh kebiasaan makan. Faktanya, ada kebiasaan sehari-hari kita yang bisa memicunya, tidak hanya makanan.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa kebiasaan yang memperburuk refluks asam lambung.

1. Mengenakan pakaian ketat

Meski pakaian ketat bisa membuat Anda terlihat langsing dan sangat menarik, memakainya terlalu sering bukanlah pilihan terbaik untuk kesehatan Anda.

Selain menyebabkan masalah sirkulasi darah, pakaian ketat bisa memperburuk refluks asam. Karena jeans dan ikat pinggang yang ketat menekan perut Anda, sehingga membuat gejala sakit maag lebih buruk.

Ilustrasi celana ketat, pakaian ketat (Unsplash)
Ilustrasi celana ketat, pakaian ketat (Unsplash)

2. Posisi tidur rata atau tidur tanpa bantal

Meskipun tidur tanpa bantal mungkin baik untuk leher dan tulang belakang Anda, itu tentu akan memperburuk kondisi Anda yang menderita refluks asam.

Pakar medis merekomendasikan untuk menaikkan kepala tempat tidur Anda hingga 8 inci, yang dapat mendorong aliran asam lambung ke bawah ketika tidur. Anda dapat menggunakan bantal tambahan atau meletakkan balok di bawah rangka tempat tidur untuk memastikan kepala Anda terangkat.

3. Berbaring setelah makan

Banyak orang sering merasa ingin tidur setelah makan. Tapi, tidur setelah makan harus dihindari bila Anda menderita maag.

Saat Anda berbaring, semua makanan yang baru saja Anda makan mendorong katup antara kerongkongan dan perut Anda. Lebih baik duduk tegak setelah makan dan menunggu setidaknya 2 hingga 3 jam sebelum tidur.

4. Minum air ketika makan

Meskipun tetap terhidrasi sangat penting untuk kesehatan Anda, sebaiknya tidak minum air ketika makan. Anda mungkin merasa minum air akan membantu mendorong makanan masuk ke dalam kerongkongan, tapi hal itu menyebabkan mulas.

Minum terlalu banyak cairan selama makan mengencerkan asam lambung yang Anda butuhkan untuk pencernaan. Apalagi Anda yang sudah minum air dingin, karena minuman dingin akan menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengeraskan lemak sehingga makanan sulit dicerna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mudah Sembuhkan Asam Lambung ala Dr Zaidul Akbar

Tips Mudah Sembuhkan Asam Lambung ala Dr Zaidul Akbar

Your Say | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:54 WIB

Refluks Asam Lambung Umum Terjadi, Hindari 5 Makanan & Minuman Ini Agar Tak Makin Parah

Refluks Asam Lambung Umum Terjadi, Hindari 5 Makanan & Minuman Ini Agar Tak Makin Parah

Health | Selasa, 30 November 2021 | 11:04 WIB

Kerap Disalahartikan Sakit Maag, Ini 5 Ciri Penyakit GERD yang Perlu Diketahui

Kerap Disalahartikan Sakit Maag, Ini 5 Ciri Penyakit GERD yang Perlu Diketahui

Your Say | Selasa, 30 November 2021 | 07:36 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB