Ini Tiga Dukungan Yang Bisa Dilakukan Saat Teman Mengalami Depresi

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 27 Desember 2021 | 20:50 WIB
Ini Tiga Dukungan Yang Bisa Dilakukan Saat Teman Mengalami Depresi
Ilustrasi Seseorang dengan Depresi. (Pixabay)

Suara.com - Masalah kesehatan mental seperti depresi masih terus dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Mereka yang mengalami depresi kerap dianggap berlebihan bahkan hingga disebut kurang beriman. 

Padahal, orang yang depresi butuh ditemani dan didengar. Stigma yang buruk akan menyebabkan seorang kehilangan harapan dan merasa rendah.

Untuk mengurangi stigma buruk tersebut, ada tiga hal yang perlu dilakukan bila teman Anda mengalami depresi. Berikut keterangannya yang diungkap oleh Psikolog Hanna Hadipranoto M.Psi.

Temani Dan Berempati

Ilustrasi sahabat (pexels/Ali Pazani).
Ilustrasi sahabat (pexels/Ali Pazani).

Menurut Hanna, hal yang perlu dilakukan untuk membantu orang yang depresi adalah dengan menemani dan berempati. Dengan empati, Anda akan paham bagaimana jika Anda di posisi mereka.

“Temani saja kalau tidak bisa melakukan apa-apa, jadi cukup temani dan berempati. Dan tempatkan diri di posisi mereka, meski tidak mudah, tapi kita bisa merasakan bagaimana kalau jadi dia,” ungkapnya dalam acara webinar Depression: How To Get Rid Of Stigmas About It? Senin (27/12/2021).

Menjadi Pendengar

Hanna mengatakan, untuk membantu teman yang depresi adalah dengan menjadikan diri sebagai pendengar. Ada hal yang tidak boleh dilakukan saat menjadi pendengar, salah satunya tidak memberi penghakiman lewat ceritanya.

“Terlepas dia benar atau salah, lebay atau nggak, tapi itu yang dia rasakan. Walaupun masalah yang kita dengar sangat sepele, tapi itu nyata,” ungkap Hanna Hadipranoto lebih lanjut.

Edukasi Dan Rujuk

Selanjutnya, cara untuk membantu teman Anda yang depresi adalah dengan memberikan edukasi dan rujuk ke tenaga profesional. Dengan membantunya, Anda bisa memberikan saran tentang tempat profesional yang menangani masalah kesehatan mental. Mulai dari Psikolog dan Psikiater. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesti Dihilangkan, Ini 4 Dampak Buruk Stigma Depresi

Mesti Dihilangkan, Ini 4 Dampak Buruk Stigma Depresi

Health | Senin, 27 Desember 2021 | 19:30 WIB

Dianggap Kurang Iman, Ini Stigma yang Sering Dialami Orang Depresi

Dianggap Kurang Iman, Ini Stigma yang Sering Dialami Orang Depresi

Health | Senin, 27 Desember 2021 | 16:15 WIB

Miris! TKW Asal Sukabumi Dikurung di 'Kandang' Sepulang dari Arab Saudi Gara-gara Ini

Miris! TKW Asal Sukabumi Dikurung di 'Kandang' Sepulang dari Arab Saudi Gara-gara Ini

Jabar | Senin, 27 Desember 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB