Array

Media Sosial Bisa Bikin Kecanduan, Begini Cara Mudah Mengobatinya

Rabu, 29 Desember 2021 | 12:30 WIB
Media Sosial Bisa Bikin Kecanduan, Begini Cara Mudah Mengobatinya
Ilustrasi media sosial (Pexels)

Suara.com - Pada 2018, orang-orang dengan akses internet di seluruh dunia menghabiskan rerata 144 menit di media sosial setiap hari.

Padahal, studi menganjurkan kita untuk membatasi penggunaan media sosial hanya selama 30 menit untuk kesehatan mental yang optimal.

Namun, berinteraksi dengan media sosial memang dapat memicu respons dopamin di otak, mirip dengan yang dipicu oleh penggunaan narkoba atau alkohol. Inilah yang membuat kita menginginkan lebih dan merasa kecanduan.

American Society of Addiction Medicine mendefinisikan kecanduan sebagai perilaku yang menjadi kompulsif atau berlanjut meski memiliki konsekuensi negatif.

Berdasarkan Insider, mengatasi kecanduan media sosial seringnya mengontrol penggunaan internet. Tidak perlu sepenuhnya meninggalkan media sosial, yang penting adalah menetapkan batasan.

Ilustrasi Media Sosial (Pexels.com/TracyLeBlanc)
Ilustrasi Media Sosial (Pexels.com/TracyLeBlanc)

Konselor kesehatan mental berlisensi di Family Addiction Specialist, Lin Sternlicht, merekomendasikan bagi orang yang khawatir akan kecanduan sosial untuk melakukan:

1. Detoksifikasi media sosial

Tantang diri sendiri untuk tidak memeriksa media sosial pada waktu-waktu tertentu, entah untuk beberapa jam maupun seminggu penuh.

Satu studi 2019 menemukan anak muda yang sama sekali tidak bermain media sosial selama lima hari mengalami ketenangan, meski ada juga yang merasakan FOMO atau takut ketinggalan informasi.

Baca Juga: Hati-hati! Ini Bahaya Kecanduan Pornografi Bagi Pasangan

2. Menghapus aplikasi, atau menonaktifkan notifikasi

Kebanyakan orang membuka media sosial tanpa berpikir, jadi buat penghalang kecil dengan mematikan notifikasi. Hal ini akan mengurangi kemungkinan untuk menghabiskan waktu dengan scroll media sosial.

3. Tetapkan batasan dan mematuhinya

Tetapkan batas waktu untuk di setiap platform media sosial yang dimiliki atau bisa juga gunakan fasilitas pada media sosial yang dapat memperingatkan tentang waktu penggunaan aplikasi tersebut.

Khusus bagi anak-anak hingga remaja, American Academy of Pediatrics juga merekomendasikan agar penggunaan media sosial tidak mengganggu aktivitas seperti makan bersama keluarga, belajar, atau olahraga.

4. Dedikasikan waktu luang untuk hobi atau aktivitas lain

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI