Bisa Jadi Gejala Kanker, Jangan Abaikan Peningkatan dan Penurunan Nafsu Makan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 Desember 2021 | 09:00 WIB
Bisa Jadi Gejala Kanker, Jangan Abaikan Peningkatan dan Penurunan Nafsu Makan
Ilustrasi makan. (Unsplash.com/Pablo Merchán Montes)

Suara.com - Terdapat banyak jenis kanker, tetapi ada dua yang paling serius, yakni kanker darah dan tumor ganas. Kanker darah memengaruhi sel-sel darah dan tumor ganas menargetkan organ serta jaringan tubuh.

Ada satu tanda spesifik yang bisa menunjukkan 4 jenis penyakit serius ini, yakni kanker ovarium, paru-paru, perut dan pankreas.

Menurut American Cancer Society, dilansir dari Express, tanda-tanda seseorang terkena kanker bisa berkaitan dengan pola makan mereka. Ada 4 jenis kanker yang bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan.

Ada pula jenis kanker yang bisa membuat seseorang lebih nafsu makan. Khusus kanker yang menurunkan nafsu makan, kondisi ini bisa jauh lebih buruk.

Ada beberapa penyebab kanker memengaruhi nafsu makan, meliputi:

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
  1. Tumor
  2. Hormon
  3. Gejala penyakit yang mendasar

Tumor atau kanker bisa menurunkan nafsu makan tergantung letaknya. Jika tumor atau kanker terletak di dalam atau sekitar saluran pencernaan, itu bisa menyebabkan kesulitan menelan atau membuat Anda merasa kenyang meski tidak makan.

Beberapa tumor juga dapat melepaskan hormon tertentu yang memengaruhi cara tubuh Anda mengenali rasa lapar. Mekanisme ini juga dapat membuat Anda merasa kenyang meskipun tidak sedang makan.

Selain hilangnya nafsu makan, kanker juga berkaitan dengan rasa sakit, stres, depresi, dehidrasi, dan mual. Semua ini dapat memengaruhi nafsu makan Anda.

Jenis kanker tertentu, termasuk kanker ovarium, paru-paru, lambung, dan pankreas, adalah penyebab umum lain dari hilangnya nafsu makan.

Misalnya, kanker ovarium tidak hanya menyebabkan Anda kehilangan nafsu makan tetapi juga menyebabkan perasaan cepat kenyang saat makan.

Pada akhirnya, kondisi ini akan menyebabkan penurunan berat badan. Sedangkan penurunan badan bisa membuat tubuh lemak sehingga akan sulit merespons pengobatan kanker lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Menemukan Awal Mula Kanker Ovarium Berkembang pada Wanita Berisiko Tinggi

Ilmuwan Menemukan Awal Mula Kanker Ovarium Berkembang pada Wanita Berisiko Tinggi

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 17:24 WIB

Tak Selalu Kanker, Ini 7 Penyebab Nyeri Payudara Sebelah Kiri

Tak Selalu Kanker, Ini 7 Penyebab Nyeri Payudara Sebelah Kiri

Jogja | Selasa, 28 Desember 2021 | 10:52 WIB

Mengungkap Limfoma DLBCL, Kanker Langka yang Dialami oleh Ari Lasso

Mengungkap Limfoma DLBCL, Kanker Langka yang Dialami oleh Ari Lasso

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 17:51 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB