Dampak Penyalahgunaan Obat Penenang Psikotropika: Insomnia Hingga Serangan Jantung

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 30 Desember 2021 | 11:13 WIB
Dampak Penyalahgunaan Obat Penenang Psikotropika: Insomnia Hingga Serangan Jantung
Ilustrasi narkotika/psikotropika (Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika sama-sama dilarang peredarannya di Indonesia karena rawan disalahgunakan. Keduanya dikategorikan sebagai zat berbahaya, sehingga penggunaannya harus dalam pengawasan dokter dengan tujuan medis tertentu.

Sama-sama bisa menyebabkan kecanduan, narkotika dan psikotropika sebenarnya memiliki cara kerja yang berbeda. Narkotika merupakan jenis obat-obatan yang memengaruhi tingkat kesadaran seseorang untuk menghilangkan rasa nyeri.

Sementara itu, psikotropika adalah obat-obatan yang mengendalikan sistem saraf pusat, sehingga dapat menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku. Salah satu jenis psikotropika adalah obat penenang seperti dumolid.

Dumolid sebenarnya nama dagang dari obat Nitrazepam 5 mg yang termasuk dalam kategori obat penenang (Benzodiazepin). Obat tersebut juga merupakan salah satu jenis psikotropika golongan IV.

Psikotropika golongan IV berarti kandungan di dalam obat hanya memiliki efek ketergantungan yang ringan.

Pada dasarnya, dumolid sering digunakan untuk menghilangkan insomnia akut, menurunkan tingkat depresi, serta kecemasan.

Penggunaannya memang diperbolehkan, tapi ada batas kadar tertentu dan disertai resep dokter.

Apabila seseorang menggunakannya tanpa resep dokter, maka hal tersebut menjadi penyalahgunaan psikotropika.

Dikutip dari Ruang Guru, dumolid tidak hanya memberikan efek menenangkan. Tapi juga mampu membuat orang lebih percaya diri dan fokus.

Hal itu disebabkan karena kandungan obat di dalamnya langsung bekerja pada sistem saraf pusat dan menghasilkan efek bius, serta merelaksasi otot.

baca juga

Efek sampingnya, apabila obat ini dikonsumsi secara berlebihan, maka akan menyebabkan ketergantungan, karena tubuh akan semakin menoleransi penggunaannya.

Ketergantungan terhadap obat penenang ini jika tidak segera dihentikan akan berakibat fatal. Misalnya, semakin meningkatkan depresi, insomnia, dan mengganggu kemampuan kognitif otak untuk belajar.

Lebih jauh lagi, psikotropika jenis ini juga bisa meningkatkan perilaku agresif dan penggunanya merasa seakan-akan jiwanya terlepas dari tubuhnya atau depersonalisasi.

Namun, untuk menghentikan konsumsi obat ini pun tidak boleh dilakukan secara tiba-tiba. Hal ini disebabkan karena tubuh membutuhkan proses untuk mengurangi penggunaannya secara bertahap.

Jika dihentikan secara mendadak, pengguna akan berisiko terkena serangan jantung, stroke, kejang, atau halusinasi. Selain itu, ketika dumolid juga digunakan bersama obat lain dan/atau diminum bersama alkohol, efeknya dapat berupa koma hingga kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 22 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas di Jatim Gagal

Sebanyak 22 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas di Jatim Gagal

Jatim | Kamis, 30 Desember 2021 | 07:00 WIB

Tinggal Sebulan Bebas, Tahanan LPP Kelas IIB Yogyakarta Justru Terlibat Penyelundupan Sabu

Tinggal Sebulan Bebas, Tahanan LPP Kelas IIB Yogyakarta Justru Terlibat Penyelundupan Sabu

Jogja | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:49 WIB

Peredaran Narkoba Terus Saja Terjadi, Sepanjang Tahun 2021 BNNP Jateng Ungkap 19 Kasus

Peredaran Narkoba Terus Saja Terjadi, Sepanjang Tahun 2021 BNNP Jateng Ungkap 19 Kasus

Jawa Tengah | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×