FDA Beri Izin Penggunaan Pfizer Sebagai Vaksin Booster Covid-19 Bagi Anak Usia 12 Tahun

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 07:18 WIB
FDA Beri Izin Penggunaan Pfizer Sebagai Vaksin Booster Covid-19 Bagi Anak Usia 12 Tahun
Ilustrasi vaksin booster Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan atau FDA Amerika Serikat memberikan izin penyuntikan vaksin booster Covid-19 Pfizer untuk anak berusia 12 tahun ke atas pada Senin (3/1) waktu setempat. Selain itu, jeda antara vaksinasi awal dan dosis tambahan itu juga dikurangi, dari sebelumnya enam bulan menjadi lima bulan untuk segala usia.

Keputusan FDA dipicu karena meluasnya varian omicron di banyak negara bagian AS, dan juga berdekatan dengan momentum jutaan anak sekolah akan kembali ke kelas setelah masa liburan.

Sebelumnya, FDA telah menyetujui dosis booster vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak usia 5-11 tahun yang memiliki gangguan kekebalan, termasuk misalnya individu yang menerima transplantasi organ.

Badan tersebut mengatakan, mereka mengandalkan data dari Israel, di mana ribuan anak berusia 12 hingga 15 tahun telah menerima dosis booster Covid-19 Pfizer.

Selain itu, lebih dari 4,1 juta orang berusia 16 tahun ke atas di Israel telah menerima booster, lima bulan pasca vaksinasi dua dosis awal, dan hasilnya tidak ada masalah keamanan baru yang muncul.

"Otorisasi vaksinasi booster dilakukan pada lima bulan daripada enam bulan karena itu dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dan lebih cepat bagi individu terhadap varian omicron yang sangat menular," kata FDA dalam pernyataan resminya, dikutip dari Channel News Asia.

Meski izin FDA sudah keluar, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS masih perlu memberikan persetujuan akhir untuk keputusan tersebut.

CDC diharapkan bisa segera mengeluarkan keputusan segera dalam beberapa hari ke depan, mengingat lonjakan kasus positif Covid-19 di AS kembali meningkat. Rata-rata kasus harian di negara itu saat ini sekitar 400 ribu kasus per hari, menjadi rekor tertinggi sejak pandemi dimulai dua tahun lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Pasien rawat inap juga meningkat, tetapi masih lebih rendah dibandingkan puncak gelombang yang tercatat selama setahun lalu.

Namun, rawat inap anak-anak yang sakit dengan Covid-19 meningkat, dipicu karena tingkat vaksinasinya juga lebih rendah. Meski begitu, para pejabat ingin sekolah tetap buka sebanyak mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Vaksin AstraZeneca dan Pfizer di Jawa Barat Nyaris Kedaluwarsa

Ribuan Vaksin AstraZeneca dan Pfizer di Jawa Barat Nyaris Kedaluwarsa

Jabar | Senin, 03 Januari 2022 | 19:56 WIB

Menkeu Sri Mulyani Senang Program Vaksin Covid-19 RI Nomor Lima di Dunia

Menkeu Sri Mulyani Senang Program Vaksin Covid-19 RI Nomor Lima di Dunia

Bisnis | Senin, 03 Januari 2022 | 17:19 WIB

WHO Sebut Tahun Ini Pandemi Covid-19 Dapat Berakhir, Asalkan...

WHO Sebut Tahun Ini Pandemi Covid-19 Dapat Berakhir, Asalkan...

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB