Ragam Manfaat Kentang Bagi Kesehatan, Sumber Karbohidrat yang Baik untuk Tubuh!

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 18:16 WIB
Ragam Manfaat Kentang Bagi Kesehatan, Sumber Karbohidrat yang Baik untuk Tubuh!
Ilustrasi manfaat kentang bagi kesehatan

Suara.com - Kentang sering dianggap sebagai salah satu sayuran yang tidak bergizi. Padahal, ada banyak manfaat kesehatan yang belum diketahui atau jarang disadari oleh banyak orang.

Ya, meski kentang goreng mengandung banyak lemak dan kalori, kentang sendiri sebenarnya bebas lemak, kolesterol, dan rendah sodium. Bila disiapkan dengan benar, kentang bisa menjadi hidangan yang lezat serta sehat.

Mengutip dari laman Webmd, berikut beberapa manfaat kesehatan dari kentang yang perlu Anda ketahui.

Ilustrasi Kentang Rebus (freepik)
Ilustrasi Kentang Rebus (freepik)

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat pada kentang yang disebut pati resisten, memiliki manfaat kesehatan untuk pencernaan. Serat larut dan pati resisten dalam kentang bertindak sebagai prebiotik, salah satunya adalah bakteri baik yang meningkatkan kesehatan usus, dan mengobati sembelit dan iritasi usus besar.

2. Mencegah Penyakit Jantung dan Kanker
Kentang dikemas dengan antioksidan, atau senyawa untuk melawan radikal bebas yang merusak sel. Hal ini membuat kentang bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung hingga kanker.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pilih kentang dengan kulit berwarna-warni seperti ungu. Karena semakin banyak warna, semakin banyak antioksidan yang dikandungnya. Jadi, jangan takut untuk mengonsumsi kulit kentang ya!

3. Menurunkan Tekanan Darah
Kulit kentang yang dipanggang memiliki sumber potasium dan magnesium. Oleh karena itu, kentang disebut mampu menurunkan tekanan darah, di mana efeknya bisa melindungi dari penyakit jantung dan mengurangi risiko stroke.

4. Membantu Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kentang yang memiliki kandungan vitamin C dan B6 bisa membantu menjaga kesehatan jantung Anda. Menurut survei Harvard, kandungan B6 berperan penting dalam proses metilasi, yang antara lain dapat mengubah molekul homosistein yang berpotensi berbahaya menjadi metionin.

Terlalu banyak homosistein dapat merusak dinding pembuluh darah Anda, dan itu dapat meningkatkan kadar darah dan berisiko mengalami penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enak dan Creamy, 7 Manfaat Susu Almond untuk Kesehatan

Enak dan Creamy, 7 Manfaat Susu Almond untuk Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 04 Januari 2022 | 16:08 WIB

9 Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Penyakit Jantung

9 Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Penyakit Jantung

Bali | Senin, 03 Januari 2022 | 11:17 WIB

7 Pasangan Sayur dan Lauk yang Cocok untuk Menu Makanan Sehari-hari

7 Pasangan Sayur dan Lauk yang Cocok untuk Menu Makanan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 01 Januari 2022 | 21:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB