Paparan Covid-19 Pengaruhi Perkembangan Saraf Bayi? Begini Temuan Studi

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Januari 2022 | 09:06 WIB
Paparan Covid-19 Pengaruhi Perkembangan Saraf Bayi? Begini Temuan Studi
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Suara.com - Sejauh ini, kelahiran bayi saat pandemi virus corona Covid-19 dikaitkan dengan keterlambatan perkembangan saraf yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang lahir sebelum pandemi.

Tapi, penelitian JAMA Pediatrics baru-baru ini, infeksi virus corona Covid-19 selama kehamilan tidak meningkatkan kemungkinan keterlambatan perkembangan saraf bayi.

Columbia University Irving Medical Center mendirikan studi Inisiatif Hasil Bayi COVID-19 (COMBO) pada 2020 untuk mempelajari hubungan antara paparan virus corona Covid-19 saat bayi masih dalam kandungan.

Para peneliti mempelajari kohort bayi yang terpapar virus corona Covid-19 selama kehamilan yang sama ketika lahir, ulang tahun, jenis kelamin dan cara melahirkan yang tidak terpapar virus corona.

"Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus corona Covid-19 selama kehamilan mungkin berisiko tinggi mengalami defisit perkembangan saraf. Jadi, kami mengira akan menemukan beberapa perubahan dalam perkembangan saraf bayi yang ibunya menderita virus corona selama kehamilan," kata Dr Dani Dumitriu dikutip dari Fox News.

Ilustrasi Bayi (Pixabay/Artist and zabiyaka)
Ilustrasi Bayi (Pixabay/Artist and zabiyaka)

Hasilnya, mereka terkejut menemukan tidak ada bukti sama sekali yang menunjukkan bahwa paparan virus corona saat dalam kandungan berkaitan dengan defisit perkembangan saraf.

Sebaliknya, bayi dalam kandungan ibu yang terpapar virus corona justru berkaitan dengan skor yang sedikit lebih rendah di berbagai bidang, seperti keterampilan motorik dan sosial.

Para peneliti mempelajari 255 bayi yang lahir selama pandemi pada tahun 2020, yang mana 45 persen terpapar virus corona saat dalam kandungan.

Kemudian, para peneliti membandingkan skor perkembangan anak di antara bayi-bayi ini dengan 62 bayi lainnya yang dilahirkan sebelum pandemi virus corona Covid-19.

baca juga

Studi tersebut menemukan bayi yang lahir selama pandemi 2020, memiliki skor keterampilan motorik kasar, motorik halus, dan pemecahan masalah yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang lahir sebelum pandemi, terlepas dari mereka terpapar virus atau tidak.

Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, antara lain hanya dilakukan di satu lokasi di New York City ketika virus corona menjadi episentrum.

Namun, sebuah laporan menemukan bahwa penyakit virus selama kehamilan bisa meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan saraf dengan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Pada gilirannya, hal ini bisa mempengaruhi perkembangan otak anak.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa virus corona berkaitan dengan komplikasi kesehatan dan kelahiran bagi ibu hamil, menunjukkan bayi yang lahir dari ibu terpapar virus corona memiliki risiko tinggi berat badan lahir rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Temukan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Kelahiran Prematur

CDC Temukan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Kelahiran Prematur

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 12:13 WIB

WHO Pantau Varian IHU di Prancis, Benarkah Lebih Menular?

WHO Pantau Varian IHU di Prancis, Benarkah Lebih Menular?

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 11:06 WIB

Prancis Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Prancis Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 10:07 WIB

Terkini

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:09 WIB

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Opini | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:47 WIB

5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap

5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:45 WIB

×