Picu Kolesterol Tinggi, Hindari Konsumsi 5 Makanan Laut Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 16:02 WIB
Picu Kolesterol Tinggi, Hindari Konsumsi 5 Makanan Laut Ini!
makanan laut (shutterstock)

Suara.com - Jumlah kolesterol dalam darah berperan dalam kesehatan jantung, karena merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Semua penyakit kronis itu lebih disebabkan oleh kolesterol jahat (LDL) yang bisa menumpuk di bagian dalam dinding arteri.

Kolesterol jahat inilah yang bisa bergabung dengan zat lain dan membentuk endapan tebal serta keras yang disebut sebagai plak.

Kondisi ini pastinya akan membahayakan kesehatan seiring waktu. Karena, plak bisa menyebabkan arteri menjadi kaku dan menyempit, serta menyebabkan penyumbatan.

Bila Anda memiliki kolesterol tinggi atau berisiko mengalami kolesterol tinggi, Anda perlu menghindari beberapa makanan, khususnya makanan laut.

Kadar Kolesterol. (Shutterstock)
Kadar Kolesterol. (Shutterstock)

Karena dilansir dari Express, beberapa makanan laut, seperti kerang tiram, kerang remis, kepiting dan lobster mengandung kolesterol dalam jumlah besar yang tergantung pada porsinya.

Misalnya, kaki kepiting raja mengandung 71 mg kolesterol per porsi, lobster mengandung 61 mg per porsi dan tiram mengandung 58 mg per porsi.

Tapi, udang tetaplah makanan laut yang paling berisiko memicu kolesterol tinggi. Udang 3,5 ons mengandung 189 mg kolesterol.

Sebagai perbandingan, porsi salmon dengan ukuran yang sama mengandung sekitar 62 miligram kolesterol.

Meskipun udang dan kerang lainnya mengandung kadar kolesterol yang relatif tinggi, keduanya rendah lemak dan sangat rendah lemak jenuh.

Keduanya juga mengandung elemen dan mineral seperti selenium, yodium, dan seng. Artinya, Anda harus mengonsumsi udang dalam jumlah sedang untuk mencegah kolesterol tinggi.

Menurut NHS, telur juga makanan lain yang tinggi kolesterol. Tapi, kolesterol memiliki efek yang jauh lebih sedikit pada tingkat kolesterol dalam darah Anda daripada jumlah lemak jenuh yang Anda makan.

Jika dokter telah menyarankan Anda untuk mengubah diet Anda untuk mengurangi kolesterol darah, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengurangi lemak jenuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Camilan Sehat dan Bernutrisi Ini!

Turunkan Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Camilan Sehat dan Bernutrisi Ini!

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 10:00 WIB

3 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol

3 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 18:07 WIB

4 Tanaman Herbal yang Ampuh Atasi Kolesterol, Salah Satunya Bawang Putih

4 Tanaman Herbal yang Ampuh Atasi Kolesterol, Salah Satunya Bawang Putih

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 21:35 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB