FDA Mengurangi Masa Tunggu Vaksin Booster Moderna Menjadi Lima Minggu

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 08 Januari 2022 | 19:30 WIB
FDA Mengurangi Masa Tunggu Vaksin Booster Moderna Menjadi Lima Minggu
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) kini mengurangi masa tunggu vaksin booster Moderna menjadi lima bulan, yang sebelumnya enam bulan, pada Jumat (7/1/2022).

Vaksin booster Moderna ini diberikan kepada orang-orang di atas usia 18 tahun setelah dua dosis terakhir mereka.

Tidak hanya itu, awal pekan ini FDA juga telah mengizinkan semua orang berusia 12 tahun ke atas yang menerima vaksin Pfizer untuk mendapat booster minimal lima bulan setelah dosis kedua.

Masa tunggu booster ini dikurangi karena data menunjukkan bahwa vaksin dua dosis tidak memberikan perlidungan yang kuat terhadap infeksi Covid-19 bergejala dari Omicron.

Namun, vaksin dua dosis masih menawarkan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah, lapor CNBC.

Petugas medis Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) memperlihatkan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan di Banda Aceh, Aceh, Senin (9/8/2021). . ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Petugas medis Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) memperlihatkan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan di Banda Aceh, Aceh, Senin (9/8/2021). . ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Booster terbukti 75% efektif mencegah infeksi semacam itu, menurut laporan yang diterbitkan minggu lalu oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris.

"Vaksinasi adalah pertahanan terbaik kami melawan Covid-19, termasuk varian yang beredar. Booster dapat membantu mengatasi penurunan kekebalan," kata kepala kelompok FDA, Peter Marks.

Di sisi lain, CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan dalam wawancara Goldman Sachs mengatakan kemungkinan dosis keempat akan diperlukan. Sebab, perlindungan yang diberikan bosster juga cenderung menurun seiring waktu.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris menemukan perlindungan booster mulai menurun setelah sekitar empat minggu.

Vaksin booster 55% hingga 70% efektif mencegah infeksi pada minggu kelima hingga kesembilan, dan 40% hingga 50% efektif pada 10 minggu setelah menerima vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 21 Juta Warga Pekanbaru Masuk Program Vaksinasi Booster

Sebanyak 21 Juta Warga Pekanbaru Masuk Program Vaksinasi Booster

Riau | Sabtu, 08 Januari 2022 | 17:16 WIB

Syarat dan Kriteria Penerima Vaksin Booster Gratis Mulai 12 Januari 2022

Syarat dan Kriteria Penerima Vaksin Booster Gratis Mulai 12 Januari 2022

News | Sabtu, 08 Januari 2022 | 13:13 WIB

Vaksin Booster untuk Anak Usia 12-15 Tahun, Ahli Sebut Vaksin Pfizer Paling Cocok

Vaksin Booster untuk Anak Usia 12-15 Tahun, Ahli Sebut Vaksin Pfizer Paling Cocok

Health | Jum'at, 07 Januari 2022 | 23:34 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB