Jangan Lengah, Ini Karakteristik Varian Omicron yang Mesti Diwaspadai

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Minggu, 09 Januari 2022 | 17:25 WIB
Jangan Lengah, Ini Karakteristik Varian Omicron yang Mesti Diwaspadai
Ilustrasi omicron, negara pusat penyebaran omicron (pixabay)

Suara.com - Hingga kini peneliti dan dokter di seluruh dunia masih terus memantau perkembangan virus corona varian Omicron. Mengutip data Badan Kesehatan Dunia (WHO), Dokter Spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals Semarang, dr. Nalurita Ng. Sp. PK., mengatakan bahwa karakteristik virus varian baru Omicron yang cepat menular temasuk kemampuan virus guna menyebabkan suatu penyakit.

"Varian Omicron menjadi VOC (Varian of Concern) karena sifatnya yang sangat menular dan ada kemungkinan penurunan efektivitas alat diagnostic dan vaksin yang ada sekarang.," tutur dr. Nalurita Ng. Sp. PK., dalam keterangannya, Minggu, (9/1/2022).

Nalurita Ng. mengatakan bahwa varian Omicron menular dengan cepat dan dapat menginfeksi ulang penyintas atau yang sudah mendapatkan dosis vaksin. Meskipun hingga saat ini, resiko rawat inap, gejala berat bahkan kematian akibat Varian Omicron ini tergolong rendah.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

"Namun hendaknya kita tetap waspada karena semakin banyak yang kena, semakin tinggi risiko kelompok rentan (lansia, anak2 dan komorbid) untuk terkena, meningkatkan angka keterisian RS, RS penuh, lama2 yang butuh penanganan bisa tidak tertangani," imbuh dokter Nalurita yang kesehariannya berpraktek tetap di Siloam Hospitals Semarang.

Sejak ditetapkannya status Pandemi Covid-19 pada Maret 2019, hingga saat ini virus Corona telah mengalami mutasi ke beberapa varian, yaitu Corona varian Alpha, Beta, varian Delta dan yang terkini adalah varian Omicron. Pemeriksaan yang paling ideal untuk mendeteksi infeksi virus Corona sampai saat ini dapat dilakukan dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) atau Swab PCR test. Metode Swab test atau usap digunakan untuk mengambil sampel dari hidung dan tenggorokan.

Sementara itu, penelitian menjelaskan bahwa Varian Omicron lebih dominan di daerah 'Bronchus' tidak seperti varian delta yang lebih dominan di parenkim paru. Dari hal ini bisa diindikasikan betapa varian ini akan keluar menyebar apabila si 'carrier', hanya dengan batuk saja. Dan masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa varian of concern ini tidak berbahaya.

Dokter Spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals Semarang, dr. Nalurita Ng. Sp. PK., menjelaskan agar masyarakat memperhatikan MIS-C atau Multisystem Inflammatory Syndrome in Children yaitu kumpulan syndrome akibat COVID-19 pada anak-anak. Angka kejadian memang sedikit tetapi berisiko fatal sampai kematian.

"Ada banyak informasi tentang pengembangan virus yang beredar. Misalnya virus Flurona' yang bukan varian baru dari Corona dan sebenarnya adalah "ko- infeksi" satu sama lainnya. Sedangkan "Delmicron" sendiri juga belum dapat disebut Varian Of Concern menurut para ahli WHO," ungkap dokter Nalurita.

Diakhir sesi edukasi, Nalurita mengingatkan agar masyarakat dapat secara bijak memilih informasi sesuai sumber yang jelas keakuratannya termasuk secara kontinyu menjalankan Protokol Kesehatan 5M + 3T + Vaksinasi dan tentunya hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga sebagai kunci penting dalam melewati Pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSUD Al Ihsan Bandung Rawat Satu Keluarga yang Positif Omicron

RSUD Al Ihsan Bandung Rawat Satu Keluarga yang Positif Omicron

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 16:55 WIB

4,4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

4,4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Bekaci | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:54 WIB

Awas, Aktivitas Ini Bisa Tingkatkan Risiko Penularan Virus Corona

Awas, Aktivitas Ini Bisa Tingkatkan Risiko Penularan Virus Corona

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:21 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB