Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 11 Januari 2022 | 20:04 WIB
Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar
Ilustrasi Nilai Anak Menurun. (unsplash.com)

Suara.com - Kebanyakan orangtua berharap nilai sekolah anak selalu bagus dan memuaskan. Tapi, ketika nilai anak menurun, orangtua sebaiknya tidak langsung memarahi anak. Karena bisa jadi, anak sebenarnya sedang mengalami stres belajar.

Belajar tanpa henti di sekolah bisa menyebabkan anak menjadi stres, terutama saat anak sedang menyiapkan atau dalam masa ujian.

"Tanda-tanda anak stres dalam proses belajar kalau yang paling terlihat adalah prestasi menurun," kata psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana dalam webinar bersama Ruang Guru, Selasa (11/1/2022).

Ketika merasa tertekan dengan tuntutan belajar, anak yang belum mampu berpikir panjang, memilih melakukan aktivitas yang membuatnya merasa senang saat itu. Misalnya, bermain media sosial atau game online.

Meskipun anak mencoba belajar, tapi karena kondisi stresnya, ia tidak bisa menyerap materi pembelajaran dengan optimal. Kondisi itu pada akhirnya berdampak nilai sekolah anak menurun.

Vera mengatakan, belajar di sekolah memang butuh upaya. Terutama bagi anak-anak yang mungkin tidak terlalu minat dengan materi pelajaran di sekolah.

"Mereka juga belum bisa memilih studi yang sesuai dengan apa yang mereka minati, jadinya beban. Jadi tidak mengherankan kalau di tengah jalan motivasinya menurun, karena memang itu suatu aktivitas yang seringkali dianggap tidak menyenangkan," katanya.

Motivasi belajar yang menurun bisa terjadi pada setiap anak. Meskipun anak tersebut mungkin telah memiliki target prestasi akademis tertentu, lanjut Vera. Motivasi itu bisa turun ketika anak merasa bosan dengan aktivitas belajarnya atau merasa usahanya sia-sia.

Vera menyampaikan, jika anak mengalami tanda-tanda tersebut, orangtua sebaiknya membantu anak untuk mengatur emosinya. Caranya dengan memastikan anak tetap aktif secara fisik juga cukup tidur.

baca juga

"Tidur harus cukup. Itu ada kaitannya dengan stres. Banyak anak sekarang tidurnya jam 1, jam 2, bangun jam 7, buka laptop dan langsung sekolah online. Itu tidak sehat. Jadi jam tidur yang terpenting," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah

Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 16:56 WIB

Tak Hanya Latar Tempat Menarik, Emily in Paris Suguhkan 5 Nilai Hidup Ini

Tak Hanya Latar Tempat Menarik, Emily in Paris Suguhkan 5 Nilai Hidup Ini

Your Say | Selasa, 11 Januari 2022 | 08:59 WIB

Ini Rata-Rata Nilai Rapor Agar Lolos SNMPTN 2022, Simak Baik-baik!

Ini Rata-Rata Nilai Rapor Agar Lolos SNMPTN 2022, Simak Baik-baik!

News | Sabtu, 08 Januari 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×