Viral Potret Tukul Arwana Berjuang Lawan Pendarahan Otak, Apa Sih Sebabnya?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:10 WIB
Viral Potret Tukul Arwana Berjuang Lawan Pendarahan Otak, Apa Sih Sebabnya?
Tukul Arwana mengalami perdarahan atau pendarahan otak. (Ismail/Suara.com)

Suara.com - Lama tak tampil di layar kaya, pelawak Tukul Arwana ternyata kini tengah berjuang dengan penyakit yang dideritanya, yaitu perdarahan atau pendarahan otak.

Ya, presenter itu dikabarkan sempat mengalami perdarahan atau pendarahan otak.

Belakangan, potret Tukul Arwana terkini viral di media sosial lewat video yang dibagikan oleh akun Instagram @insta_julid.

Dalam video itu, kedua anak Tukul Arwana terlihat merawat ayahnya. Sang anak dengan penuh kasih sayang menciumi ayahnya yang duduk di kursi. Tukul pun terharu dengan sikap putranya.

Video itu juga memperlihatkan Tukul Arwana yang disuapi saat makan. Sementara anak bungsunya, Wahyu Jovan Utama memperhatikan Tukul dengan penuh kasih sayang.

Tukul Arwana berjuang sembuh usai alami pendarahan otak [Youtube/Indosiar]
Tukul Arwana berjuang sembuh usai alami pendarahan otak [Youtube/Indosiar]

Lantas, apa sebenarnya penyebab seseorang mengalami perdarahan otak? Kondisi itu juga kerap dikenal Perdarahan intraserebral (ICH).

Kondisi tersebut terjadi ketika darah tiba-tiba meledak ke jaringan otak, menyebabkan kerusakan pada otak.

Gejala biasanya muncul tiba-tiba selama perdarahan otak. Beberapa di antaranya termasuk sakit kepala, kelemahan, kebingungan, dan kelumpuhan, terutama di satu sisi tubuh.

Penumpukan darah memberi tekanan pada otak dan mengganggu suplai oksigennya. Ini dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan otak dan saraf.

Ini adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Pendarahan otak tidak biasa seperti stroke iskemik, tetapi ini lebih serius.

Perawatan tergantung pada jumlah darah dan tingkat cedera otak yang terjadi. Karena penyebab paling umum dari pendarahan terkait dengan tekanan darah tinggi, menurunkan dan mengontrol tekanan darah adalah langkah kunci pertama.

Terkadang operasi diperlukan untuk menghilangkan tekanan dari akumulasi darah dan untuk memperbaiki pembuluh darah yang rusak.

Perawatan jangka panjang tergantung pada lokasi perdarahan dan jumlah kerusakan. Perawatan mungkin termasuk terapi fisik, bicara, dan okupasi. Banyak orang memiliki beberapa tingkat cacat permanen.

Tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari pendarahan otak. Pada orang yang lebih muda, penyebab umum lainnya adalah pembentukan pembuluh darah yang tidak normal di otak.

Penyebab lainnya termasuk:

  • Cedera kepala atau trauma
  • Aneurisma serebral yang pecah (titik lemah di pembuluh darah yang pecah
  • Malformasi arteriovenosa (pengelompokan pembuluh darah yang cacat di otak Anda yang mengganggu aliran darah normal)
  • Penggunaan pengencer darah
  • Tumor berdarah
  • Penggunaan kokain atau metamfetamin

Siapapun dapat memiliki ICH, tetapi risiko Anda meningkat seiring bertambahnya usia. Menurut Mayfield Clinic, pria berisiko sedikit lebih tinggi daripada wanita. Orang paruh baya keturunan Jepang atau Afrika-Amerika juga berisiko terkena ICH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijenguk Sederet Artis, Tukul Arwana Masih Sulit Mengenali Gara-Gara Ini

Dijenguk Sederet Artis, Tukul Arwana Masih Sulit Mengenali Gara-Gara Ini

Entertainment | Rabu, 12 Januari 2022 | 09:02 WIB

Ustaz Subki Doakan Tukul Arwana yang Masih Berjuang Sembuh: Butuh Keajaiban

Ustaz Subki Doakan Tukul Arwana yang Masih Berjuang Sembuh: Butuh Keajaiban

Entertainment | Rabu, 12 Januari 2022 | 08:42 WIB

Tukul Arwana Masih Sulit Bicara, Komunikasi Cuma Pakai Anggukan Kepala

Tukul Arwana Masih Sulit Bicara, Komunikasi Cuma Pakai Anggukan Kepala

Entertainment | Rabu, 12 Januari 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB