Konsumsi Terlalu Banyak Telur Picu Risiko Kanker, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 12 Januari 2022 | 16:35 WIB
Konsumsi Terlalu Banyak Telur Picu Risiko Kanker, Benarkah?
Ilustrasi telur (Pixabay).

Suara.com - Telur seringkali dianggap sebagai salah satu asupan sehat. Bahkan para ahli menganggapnya sebagai sumber yang kaya protein dan nutrisi lain yang membuat Anda kenyang dan berenergi.

Tapi, sebuah studi oleh badan amal kesehatan Viva! Health menyatakan bahwa telur dapat menyebabkan kanker ovarium atau prostat.

Dilansir dari Times of India, sesuai penelitian, makan lebih dari dua telur seminggu meningkatkan risiko kanker ovarium dan prostat sebesar 80 persen. Studi ini juga menunjukkan bahwa bahkan satu telur seminggu meningkatkan risiko kanker hingga 70 persen.

Jika kita mengikuti penelitian, telur kaya akan kolesterol yang terlibat dalam sintesis hormon seks seperti testosteron dan estrogen yang mendorong pertumbuhan sel juga.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Telah ditemukan dalam penelitian bahwa tingkat sel yang tinggi berkontribusi pada pertumbuhan kanker di jaringan yang sensitif terhadap hormon seperti ovarium atau prostat.

Disebutkan juga bahwa telur juga mengandung zat yang disebut kolin, yang secara langsung terkait dengan risiko serius kanker prostat yang mematikan.

Menurut ahli gizi dan praktisi medis, tidak ada bukti kuat atau ilmiah bahwa telur terkait dengan kanker. Telur adalah bagian dari diet seimbang yang membantu meningkatkan daya ingat, membantu penurunan berat badan, dan juga meningkatkan pencernaan.

Oleh karena itu, menganggapnya sebagai kanker membutuhkan bukti yang kuat dan logis. Bahkan Cancer Research UK telah menemukan penelitian itu tidak jelas dan tidak memadai.

Menurut ahli gizi, telur padat nutrisi. Mereka kaya akan protein berkualitas tinggi yang membantu dalam pembaruan sel dan jaringan tubuh dan juga membantu penurunan berat badan dengan tetap kenyang lebih lama.

Baca Juga: Kebersihan Mulut yang Buruk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Ini Sebabnya!

Selain itu, telur kaya akan vitamin D, B12, dan riboflavin (vitamin B2), serta yodium dan selenium dan asam lemak omega-3 DHA.

Nah, jika kita mengikuti ilmu kedokteran, tidak ada yang secara resmi terbukti atau dinyatakan oleh badan resmi.

Namun, para ahli menyarankan bahwa untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat, moderasi harus menjadi kuncinya. Khusus untuk telur, disarankan untuk membatasi konsumsi telur goreng, karena menggoreng meningkatkan jumlah lemak jenuh yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI