Menkes Budi Siapkan 400 Ribu Molnupiravir Buat Lawan Lonjakan Omicron, Sudah Dapat Izin BPOM?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 14 Januari 2022 | 12:10 WIB
Menkes Budi Siapkan 400 Ribu Molnupiravir Buat Lawan Lonjakan Omicron, Sudah Dapat Izin BPOM?
Menkes Budi Siapkan 400 Ribu Molnupiravir Buat Lawan Lonjakan Omicron, Sudah Dapat Izin BPOM? (Dok: Instagram: Budigsadikin)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan ketersediaan obat Covid-19 Molnupiravir, untuk antisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 di Tanah Air akibat varian Omicron.

Sebanyak 400.000 tablet obat Covid-19 buatan perusahaan farmasi Amerika Serikat, Merck itu, dipastikan tersedia oleh Menkes Budi saat mengunjungi pabrik pusat produksi Molnupiravir di Tanah Air.

"Memastikan kesiapan 400.000 tablet monulpiravir untuk menghadapi gelombang Omicron. Sekaligus meninjau mulainya proses produksi lokal molnupiravir yang diharapkan bisa mulai masuk ke pasar di bulan April hingga Mei 2022," ungkap Menkes Budi di Instagram pribadinya, dikutip suara.com, Jumat (14/1/2022).

Di hari yang sama, Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM RI juga baru saja mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk Molnupiravir.

 Menkes Budi Siapkan 400 Ribu Molnupiravir Buat Lawan Lonjakan Omicron, Sudah Dapat Izin BPOM? (Dok: Instagram: Budigsadikin)
Menkes Budi Siapkan 400 Ribu Molnupiravir Buat Lawan Lonjakan Omicron, Sudah Dapat Izin BPOM? (Dok: Instagram: Budigsadikin)

“Setelah melalui evaluasi terhadap data-data hasil uji klinik bersama dengan Tim Ahli Komite Nasional Penilai Obat serta asosiasi klinisi untuk persetujuan EUA ini, Badan POM bersama Kementerian Kesehatan juga akan terus memantau keamanan penggunaan Molnupiravir di Indonesia,” terang Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

Dalam terangannya Penny memastikan obat yang didaftarkan PT. Amarox Pharma Global dan diproduksi Hetero Labs Ltd., India ini dipastikan relatif aman dan menghasilkan efek samping umum yang bisa ditoleransi.

Obat berupa kapsul 200 miligram (mg) ini, diberi izin darurat untuk pasien Covid-19 berusia 18 tahun ke atas, bergejala ringan hingga sedang, atau mereka yang tidak perlu menggunakan oksigen, tapi berpotensi alami gejala berat.

Obat diberikan dua kali sehari sebanyak 4 kapsul, dengan masing-masing 200 mg sekali minum, selama 5 hari.

Adapun efek samping yang paling sering dilaporkan yaitu berupa mual, sakit kepala, mengantuk, nyeri abdomen (perut), dan nyeri orofaring (tenggorokan)

baca juga

Perlu diketahui, selaiknya banyak negara di dunia Indonesia juga tengah dibayangi oleh gelombang pandemi ketiga akibat varian Omicron.

Hal ini terlihat dari data yang rilis Kemenkes, Kamis, 13 Januari 2022 bahwa data kasus baru terus melonjak nyaris 800 orang positif dalam sehari, atau tepatnya 793 kasus baru ditemukan.

Jika sebelumnya ditemukan semakin banyak orang sembuh, tapi saat ini kesembuhan 385 sehari kurang dari setengah kasus baru yang ditemukan, dengan angka kematian 5 orang meninggal hari ini karena infeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Kandungan Karbon Dioksida di Tubuh, Benarkah?

Pakai Masker Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Kandungan Karbon Dioksida di Tubuh, Benarkah?

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:50 WIB

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Medan Dimulai Senin, Berikan Hadiah untuk yang Divaksin

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Medan Dimulai Senin, Berikan Hadiah untuk yang Divaksin

Sumut | Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:25 WIB

Cegah Kematian Hingga 30 Persen, BPOM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Molnupiravir

Cegah Kematian Hingga 30 Persen, BPOM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Molnupiravir

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×