Suara.com - Pernah mendengar mitos mengenai mata kedutan dan semua pertandanya? Dalam dunia medis, mata kedutan dikenal dengan istilah blefarospasme, dan terjadi antara 1 hingga 2 menit. Tapi sebenarnya hal ini tak ada sangkut pautnya dengan kejadian apapun yang akan terjadi selanjutnya.
Meski memang, secara umum hal ini tak berbahaya, namun ada beberapa hal atau gangguan kesehatan yang memiliki gejala mata kedutan. Jadi agar untuk meningkatkan awareness, berikut beberapa penyakit yang memiliki tanda tersebut.
Multiple Sclerosis : merupakan gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang. Hal ini harus mendapatkan penanganan serius agar segera sembuh.
Sindrom Tourette : ditandai dengan adanya gerakan atau suara secara spontan dan berulang. Hal ini tidak terkontrol dan penderitanya benar-benar melakukan hal-hal yang spontan.
Parkinson : kondisi ini menyebabkan anggota tubuh bergetar, atau otot kaku, kesulitan bicara, serta adanya gangguan keseimbangan.
Dystonia Cervical : jenis distonia yang membuat leher kejang tiba-tiba. Penderitanya merasakan sensasi kepala berputar dan posisi yang tidak nyaman.
Dystonia : gangguan gerakan yang membuat otot kejang serta tak terkendali. Bagian tubuh yang terkena bisa saja terpelintir, dan menyebabkan rasa tak nyaman.
Bell’s Palsy : adalah kondisi kelumpuhan pada otot wajah yang menyebabkan wajah tidak simetris.
![Ilustrasi mata.[Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/12/24/90084-ilustrasi-matapixabay.jpg)
Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?
Untuk mengurangi resiko mata kedutan, dan semua penyakit di atas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
1. Memiliki waktu istirahat yang cukup
2. Membatasi minuman dengan kandungan kafein atau beralkohol
3. Berhenti merokok
4. Menjaga kelembaban permukaan mata
5. Kompres hangat sehingga mata kedutan bisa berkurang
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
6 Cara Menghilangkan Debu di Rumah Berdasarkan Tempat Menempelnya, Lebih Baik Lakukan secara Berkala
Lifestyle | Kamis, 13 Januari 2022 | 09:40 WIB
Ketahui Faktor Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya
Health | Senin, 10 Januari 2022 | 17:10 WIB
Mengenal 3 Tanda Depresi pada Pria, Cek Kondisimu Sekarang
Your Say | Jum'at, 07 Januari 2022 | 11:37 WIB
Terkini
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB