Kanker Ovarium Beriko Kambuh Hingga 80 Persen, Apa Sih Sebabnya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:15 WIB
Kanker Ovarium Beriko Kambuh Hingga 80 Persen, Apa Sih Sebabnya?
Ilustrasi kanker ovarium [Foto: Antara]

Suara.com - Penyintas kanker ovarium harus selalu rutin melakukan cek kesehatan meski telah dinyatakan sembuh. Tujuannya, untuk memastikan sel kanker tidak kembali kambuh.

"Kanker ovarium harus terus dipantau. Tidak bisa setelah operasi atau kemoterapi, lalu tidak periksa lagi. Karena tantangan kita adalah kekambuhan," kata Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Dr. dr. Brahmana Askandar, Sp.OG(K)-Onk., dalam webinar Kampanye 10 Jari Menghadapi Kanker Ovarium, Kamis (13/1/2022).

"Pada kanker ovarium stadium lanjut, kekambuhan mencapai 80 persen. Meskipun dengan kemoterapi dan lain-lain," imbuhnya. 

Di sisi lain, kanker ovarium memang masih sulit ditemukan saat masih stadium dini.  Gejalanya tidak akan muncul selama perkembangan sel kanker masih kecil. Hingga akhirnya baru akan menimbulkan nyeri di bagian bawah perut saat telah mencapai stadium tinggi. 

Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels
Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels

Dokter Brahmana juga mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan teknologi medis untuk bisa skrining sel kanker ovarium.

"Inilah salah satu penyebabnya disebut dengan silent killer. Tidak terdeteksi di stadium dini dan kalau terdeteksi pada stadium tinggi itu biasanya meningkatkan kekambuhan," ucapnya.

Ia menyarankan, penyintas harus rutin kontrol paling tidak 3 bulan sekali untuk dipantau apakah kembali ada pertumbuhan benjolan sel kanker. 

Setiap kali kontrol tersebut, pasien akan menjalani beberapa tes dan pemeriksaan pencitraan, seperti City Scan dan MRI. Menurut dokter Brahmana, kedua tes itu diperlukan untuk mengonfirmasi kekambuhan.

"Kalau memang sudah kambuh lagi, ini sangat variatif orang per orang. Ada yang kemoterapi, ada yang dioperasi dulu baru kemoterapi, ada yang di terapi maintenance dengan targeted terapi. Ini sudah individual oleh dokter ahli onkologi ginekologi bersama tim," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Kanker Prostat pada Usia Muda, Berikut Adalah Tips Mencegahnya!

Bahaya Kanker Prostat pada Usia Muda, Berikut Adalah Tips Mencegahnya!

Your Say | Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:45 WIB

Tak Ada Gejala, Ini Cara Kenali Tanda Kanker Ovarium Stadium Awal

Tak Ada Gejala, Ini Cara Kenali Tanda Kanker Ovarium Stadium Awal

Sumsel | Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:39 WIB

Shanaz Haque Sebut Masih Banyak Masyarakat Percaya Dukun Bisa Pindahkan Kanker Ovarium ke Kambing

Shanaz Haque Sebut Masih Banyak Masyarakat Percaya Dukun Bisa Pindahkan Kanker Ovarium ke Kambing

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:22 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×