Kepala Badan POM RI Penny K Lukito Tinjau Langsung Proses Vaksinasi Booster di Yogyakarta

Risna Halidi

Minggu, 16 Januari 2022 | 15:51 WIB
Kepala Badan POM RI Penny K Lukito Tinjau Langsung Proses Vaksinasi Booster di Yogyakarta
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito memberikan keterangan pers terkait vaksin COVID-19 booster atau vaksin lanjutan di Kantor BPOM, Jakarta, Senin (10/1/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Suara.com - Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memulai program suntik vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster. Pada Sabtu (15/01/2022) kemarin, Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyaksikan proses vaksinasi booster secara langsung untuk lansia dan ASN Pemda Yogyakarta di Jogja Expo Center.

Dikutip dari laman resmi Badan POM, vaksinasi booster kali ini menggunakan vaksin AstraZeneca yang didistribusikan oleh Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) Provinsi DI Yogyakarta.

Badan POM melalui Balai Besar POM (BBPOM) di Yogyakarta telah melakukan pengawasan penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sebagai serangkaian penanganan vaksin Covid-19 di lapangan.

Hasil pengawalan BBPOM di Yogyakarta per Januari 2021, IFP Provinsi DIY telah menyelesaikan semua perbaikan (CAPA Closed) atas temuan pada awal pemeriksaan. Distribusi vaksin memang terbilang khusus untuk memastikan mutu vaksin tetap terjaga hingga disuntikkan.

Transportasi vaksin dari IFP Yogyakarta menggunakan vaccine carrier volume sedang yang dilengkapi termometer dan freeze alert. Kemudian untuk keperluan pelaksanan vaksinasi, vaksin dipindahkan ke vaccine carrier volume kecil.

Sebelumnya pada Senin, (10/01/22). Badan POM telah menerbitkan persetujuan penggunaan darurat/Emergency Use Authorization (EUA) vaksin dosis tambahan/booster baik homolog atau heterolog. Kelima vaksin tersebut yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Zifivax.

Pemberian vaksin booster dilakukan untuk meningkatkan kembali imunogenisitas yang telah menurun seiring dengan berjalannya waktu, setelah tubuh menerima vaksinasi primer lengkap.

Data imunogenisitas semua vaksin Covid-19 menunjukkan adanya penurunan kadar antibodi yang signifikan mencapai di bawah 30 persen setelah 6 bulan pemberian vaksin primer.

Pada kunjungan kerja tersebut, Kepala Badan POM RI juga meninjau vaksinasi anak di SD Budya Wacana, Yogyakarta. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan Puskesmas Jetis menggunakan vaksin Sinovac dengan target 208 dosis.

baca juga

Transportasi vaksin dari Puskesmas Jetis menggunakan dua vaccine carrier volume sedang yang dilengkapi termometer dan freeze alert. Kemudian vaksin dipindahkan ke vaccine carrier volume kecil.

Untuk menjamin mutu vaksin yang digunakan, telah dilakukan pemeriksaan di tempat pengelolaan vaksin di Puskesmas Jetis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Puskesmas Jetis telah memenuhi ketentuan dalam pengelolaan vaksin Covid-19. Selain itu sarana dan prasarana pengelolaan vaksin juga telah memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.

Sebelumnya, Badan POM telah menerbitkan EUA vaksin anak yakni vaksin Sinovac dan vaksin Pfizer. Vaksin Sinovac, disetujui untuk anak usia 6 tahun ke atas, sedangkan vaksin Pfizer disetujui untuk usia 12 tahun ke atas. HM-Fathan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub DKI: 143.020 Warga Sudah Disuntik Vaksin Booster, Nakes 74.020, Non-Nakes 69.000

Wagub DKI: 143.020 Warga Sudah Disuntik Vaksin Booster, Nakes 74.020, Non-Nakes 69.000

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 12:44 WIB

BPOM Sebut Kandidat Vaksin Merah Putih Unair Segera Uji Klinis, Berharap Juli Kantongi EUA

BPOM Sebut Kandidat Vaksin Merah Putih Unair Segera Uji Klinis, Berharap Juli Kantongi EUA

Jogja | Minggu, 16 Januari 2022 | 11:50 WIB

31 Daerah di Sumut Boleh Gelar Vaksinasi Booster, Padang Sidimpuan dan Padang Lawas Belum Diizinkan

31 Daerah di Sumut Boleh Gelar Vaksinasi Booster, Padang Sidimpuan dan Padang Lawas Belum Diizinkan

Sumut | Minggu, 16 Januari 2022 | 11:44 WIB

Terkini

BSU 2026 Kapan Cair? Ini Update Resmi Kemnaker, Segera Cek Status Penerima

BSU 2026 Kapan Cair? Ini Update Resmi Kemnaker, Segera Cek Status Penerima

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Tertinggi 500 Meter

Anak Krakatau Kembali Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Tertinggi 500 Meter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Dilema Kebijakan Pangan: Mengapa Diversifikasi Pangan Belum Jadi Kebiasaan?

Dilema Kebijakan Pangan: Mengapa Diversifikasi Pangan Belum Jadi Kebiasaan?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Sunscreen Wardah SPF 35 vs SPF 50, Mana yang Cocok untuk Kulit Berminyak?

Sunscreen Wardah SPF 35 vs SPF 50, Mana yang Cocok untuk Kulit Berminyak?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:11 WIB

5 Zodiak Paling Banyak Ditaksir tapi Memilih Tetap Jomblo, Nyaman dengan Kebebasan

5 Zodiak Paling Banyak Ditaksir tapi Memilih Tetap Jomblo, Nyaman dengan Kebebasan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Novel Ghosting Writer: Ketika Popularitas Dibalap oleh Pesaing Misterius

Novel Ghosting Writer: Ketika Popularitas Dibalap oleh Pesaing Misterius

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:00 WIB

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×