Dear Parents, Ini Asupan Nutrisi yang DIperlukan Untuk Perkembangan dan Pertumbuhan Otak Anak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 11:30 WIB
Dear Parents, Ini Asupan Nutrisi yang DIperlukan Untuk Perkembangan dan Pertumbuhan Otak Anak
ilustrasi anak bermain.[Pexels]

Suara.com - Usia 0 hingga 5 tahun seringkali disebut sebagai masa keemasan anak. Pada usia tersebut pula otak anak berkembang sampai 80 persen, sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja.

Untuk itu penting bagi orangtua untuk memaksimalkan tumbuh kembang buah hati yang sedang dalam periode keemasan. Seperti diketahui, pada pada masa ini anak membutuhkan nutrisi yang optimal agar proses tumbuh kembangnya juga berjalan dengan optimal.

Asupan nutrisi tersebut dapat diperoleh dari makanan sehari-harinya. Oleh karena itu penting untuk orang tua, khususnya Bunda, untuk memberikan asupan makanan dengan gizi yang seimbang sesuai kebutuhan harian sesuai usianya.

Namun terkadang Bunda kesulitan untuk memberikan makanan yang sarat dengan gizi seimbang dengan kadar gizi yang sudah memenuhi kebutuhan harian si Kecil. Hal itu disebabkan oleh banyak hal, misalnya dalam menyediakan makanannya maupun dari si Kecil yang terkadang mengalami picky eater (menjadi pemilih makanan) atau bahkan sedang susah makan. Pada kondisi ini maka Bunda perlu mempertimbangkan untuk memberikan asupan nutrisi tambahan yang berasal dari suplemen atau multivitamin yang ada di pasaran.

Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)

Tidak hanya itu, pemberian suplemen juga harus dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu. Seperti saat anak sedang dalam kondisi kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi khusus lain yang membuat si Kecil sangat membutuhkan asupan nutrisi tambahan dari suplemen. Sangat mengkhawatirkan kalau sampai anak mengalami malnutrisi atau asupan gizinya tidak seimbang. Karena ini dapat menghambat tumbuh kembangnya.

Sebagai salah satu pilihan orangtua bisa memberi anak Generos yang terdiri dari lima bahan yang terdiri dari ikan sidat, daun pegagan, madu hutan, temulawak dan mengkudu. Suplemen ini diyakini mampu membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Untuk anak dengan kebutuhan khusus, seperti anak autis, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), menderita epilepsi dan sebagainya, manfaat Generos dapat membantu memberikan nutrisi dari dalam.

Dalam keterangannya, Retnosyari Septiani S.TP, M.Sc, salah satu tim formulator Generos mengatakan bahwa suplemen tadi telah formulasi secara khusus dengan bahan-bahan alami yang kaya akan antioksidan dan probiotik. Sehingga akan membantu metabolime tubuh.

"Sehinga memperlancar aliran darah, dan asupan oksigen ke otak menjadi lancar. Dengan demikian otak dan saraf bisa berkembang dan meregenerasi sel yang rusak secara bertahap. Antioksidan inilah yang menghilangkan radikal bebas dan memperlancar kerja saraf di otak," kata dia

Sedangkan kandungan probiotik Generos mampu memperbaiki sistem pencernaan dengan meningkatkan jumlah bakteri baik, serta mengembangkan microflora usus, dan metabolisme tubuh sehingga kerja organ-organ tubuh menjadi lebih baik.

Untuk terapi epilepsi, Renosyari juga mengatakan bahwa suplemen tadi berfungsi antara lain untuk menjaga agar fungsi otak dan saraf stabil, serta sistem peredaran darah lancar. Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) sebagai salah satu bahan Generos dengan kandungan zat aktif yang terkandung di dalamnya bermanfaat memberi efek positif terhadap daya rangsang saraf otak dan memperlancar transportasi darah pada pembuluh-pembuluh otak.

“Karena saat anak mengalami epilepsi ini dapat mengganggu fungsi saraf, maka perlu diperbaiki kerja sarat-saraf yang lemah atau bermasalah secara perlahan, dan vitamin Generos dapat membantu untuk menjalankan peran tersebut dari dalam,” ujar Retnosyari Septiani S.TP, M.Sc, salah satu tim formulator Generos, di Yogyakarta, Senin (17/01).

 Sementara untuk anak autis dan ADHD, kandungan Generos tersebut mampu menstabilkan emosi dan juga memperbaiki kinerja saraf otak agar mereka tetap dapat hidup layak seperti anak-anak lainnya. Salah satu konsumen Generos menceritakan pengalamannya setelah memberikan Generos kepada anaknya yang mengalami ADHD.

“Ada perkembangan ya, kosa kata sudah banyak, tingkah laku pun sudah tidak hiperaktif lagi dan mandiri dalam segala hal. Sekarang enak kalau diajak ke pasar atau supermarket,” kata Tri Comala, salah satu konsumen Generos yang mengaku selalu membelinya setiap bulan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semakin Maju, Ini Perkembangan Revolusi Industri 1.0 hingga 5.0

Semakin Maju, Ini Perkembangan Revolusi Industri 1.0 hingga 5.0

Your Say | Senin, 17 Januari 2022 | 07:58 WIB

Apakah Frozen Food Selalu Lebih Buruk dari Makanan Segar? Simak Faktanya di Sini

Apakah Frozen Food Selalu Lebih Buruk dari Makanan Segar? Simak Faktanya di Sini

Health | Minggu, 16 Januari 2022 | 08:27 WIB

Kenali 5 Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya

Kenali 5 Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya

Your Say | Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:01 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB