facebook

Vaksin Covid-19 Khusus Varian Omicron Tengah Dikembangkan oleh Perusahaan India

Vania Rossa
Vaksin Covid-19 Khusus Varian Omicron Tengah Dikembangkan oleh Perusahaan India
Ilustrasi Vaksin Covid-19 khusus varian omicron (pixabay)

Kabarnya, vaksin Covid-19 khusus varian omicron ini dikatakan akan siap digunakan dalam 1-2 bulan ke depan.

Suara.com - Varian omicron yang disebut lebih menular dibandingkan varian virus corona sebelumnya, kini tengah menjadi momok di dunia. Selain pemberian vaksin booster, para peneliti juga mempertimbangkan untuk mengembangkan vaksin Covid-19 khusus varian omicron.

Salah satunya adalah perusahaan Gennova Biopharmaceuticals di India, yang saat ini tengah mengembangkan kandidat vaksin Covid-19 khusus untuk virus corona varian Omicron.

Mengutip dari Reuters, vaksin Covid-19 khusus varian omicron ini dikatakan akan siap digunakan dalam 1-2 bulan ke depan.

Menurut sumber yang tak disebutkan namanya itu, vaksin tersebut mungkin memerlukan uji coba kecil di India sebelum digunakan sebagai vaksin tersendiri atau dosis penguat (booster).

Baca Juga: Terkait Varian Omicron, Menteri Kesehatan Sebut Jakarta jadi Medan Perang

Perwakilan dari Gennova, anak perusahaan farmasi Emcure Pharmaceuticals yang beroperasi di 70 negara, belum menanggapi permintaan untuk memberi komentar.

Pfizer Inc pekan lalu mengatakan bahwa perancangan ulang vaksin Covid-19 yang khusus menyasar varian Omicron bisa diluncurkan pada Maret.

Sumber itu mengatakan Gennova, pada Jumat (14/1/2022), mengirimkan data uji klinis tahap 2 kepada regulator obat-obatan India untuk kandidat vaksin berbasis mRNA yang mereka kembangkan.

Pemerintah mengatakan tahun lalu bahwa vaksin tersebut "aman, cukup ampuh, dan memicu respons kekebalan" pada peserta uji awal.

Jika mendapat izin penggunaan darurat, vaksin itu akan menjadi vaksin Covid-19 pertama India yang berbasis mRNA, seperti vaksin milik Pfizer dan Moderna.

Baca Juga: Pernah Terinfeksi Varian Omicron, Dokter Faheem Younus Sarankan Penggunaan Masker KN95

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar