Mudah Stres? Ini Cara Menurunkan Detak Jantung Saat Cemas dan Panik

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:24 WIB
Mudah Stres? Ini Cara Menurunkan Detak Jantung Saat Cemas dan Panik
ilustrasi jantung berdebar karena cemas. [shutterstock]

Suara.com - Hampir setiap orang pernah mengalami cemas dan panik, yang pada akhirnya memicu stres. Tapi ada beberapa orang yang kerap alami gangguan kecemasan berlebih, sehingga merusak mood saat beraktivitas.

Gejala yang umum dialami gangguan kecemasan adalah jantung berdebar kencang bahkan hingga sesak napas. Sehingga sangat perlu untuk mengatur detak jantung agar kesehatan jantung tetap terjaga.

Nah, agar tidak mengancam jiwa, perlu diketahui cara menurunkan detak jantung saat cemas, seperti yang dijelaskan Direktur Program Psikiatri, AtlantiCare Regional Medical Center, Brian Isaacson, mengutip Insider, Rabu (19/1/2022).

1. Bangun dan Bergerak
Aktivitas fisik seperti olahraga bisa sangat bantu meredakan cemas dan stres. Hal ini sebagaimana hasil penelitian Meta Analisis 2019 yang diterbitkan di jurnal Depression and Anxiety, menemukan orang yang melakukan banyak aktivitas fisik lebih terlindungi dari gejala kecemasan.

Dijelaskan Isaacson, olahraga juga bisa menurunkan detak jantung saat istirahat, yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

2. Luangkan Waktu untuk Bernapas
Bernapas jadi salah satu cara untuk merelaksasi otot jantung, mengurangi kecemasan, dan menurunkan detak jantung.

"Pernapasan bisa membantu merangsang saraf vagus, yang menyebabkan aktivitas dalam sistem saraf dan membantu mengurangi bahan kimia yang menyebabkan respons 'lawan atau lari'," terang Isaacson.

Hasilnya, detak jantung dan tekanan darah bisa diturunkan, sehingga bisa menurunkan rasa kecemasan.

3. Berlatih Kesadaran
Berdasarkan penelitian oleh siswa Michigan Technological University 2018, hasilnya menunjukan bahwa setelah satu jam meditasi, detak jantung peserta penelitian cenderung lebih rendah.

Selain itu, meditasi juga melatih kesadaran, metode ini juga bermanfaat untuk mengurangi beban pulsatil aorta, yaitu bagian tubuh yang mengatur tekanan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cewek Panik Tengah Malam Dapat Paket Obat Dikira Narkoba, Pas Dibuka Auto Lemas

Cewek Panik Tengah Malam Dapat Paket Obat Dikira Narkoba, Pas Dibuka Auto Lemas

Lifestyle | Selasa, 18 Januari 2022 | 13:11 WIB

Remaja Sudah Bisa Diajarkan Self Talk Untuk Atasi Stres, Cari Tahu Dulu Tahapannya

Remaja Sudah Bisa Diajarkan Self Talk Untuk Atasi Stres, Cari Tahu Dulu Tahapannya

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 12:30 WIB

Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?

Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?

Health | Senin, 17 Januari 2022 | 14:05 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB