Jangan Menindik Telinga Anak Sejak Bayi, Ini 5 Risikonya yang Mengancam!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:23 WIB
Jangan Menindik Telinga Anak Sejak Bayi, Ini 5 Risikonya yang Mengancam!
Ilustrasi bayi perempuan, telinga bayi. (Pixabay)

Suara.com - Kebanyakan ibu akan segera menindik teinga anaknya perempuan ketika masih bayi. Hal ini dilakukan karena berbagai alasan, seperti agar anak terlihat perempuan dengan memakai anting-anting sejak dini,

Faktanya, menindik telinga anak sejak bayi justru bukan pilihan terbaik. Menurut Sains, orangtua lebih baik menindik telinga anaknya setelah usia tertentu.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak menindik telinga anak perempuan sejak bayi.

1. Meningkatkan peluang infeksi

Menindik telinga anak menggunakan jarum justruk akan membuka peluang infeksi masuk ke dalam tubuh bayi. Terlepas dari tindakan pencegahan yang dilakukan atau dengan siapa Anda melakukannya, perlu dipahami bahwa bayi memiliki sistem kekebalan yang masih lemah dan berkembang.

Jika Anda sudah menindik telinganya, perhatikan tanda-tanda bengkak, gatal dan kemerahan yang dialami bayi Anda. Karena, itu bisa menjadi tanda bahwa telinga mereka telah terinfeksi.

telinga bayi (Shutterstock)
telinga bayi (Shutterstock)

2. Biarkan anak menentukannya sendiri ketika sudah besar

Ada baiknya orangtua membiarkan anaknya hendak menindik telinga atau tidak ketika sudah dewasa kelak. Hal ini akan membantu mereka untuk berhati-hati dengan risikonya.

Misalnya, Anda dapat menuliskan daftar hal-hal yang perlu dilakukan anak Anda untuk menjaga kesehatan telinganya. Cara ini termasuk mencuci mata mereka dengan sabun lembut dua kali sehari dan membersihkan anting telinga mereka dengan alkohol gosok dan hidrogen peroksida.

3. Kulit bayi lebih sensitif

Menindik telinga juga meninggalkan rasa tidak nyaman selama beberapa hari. Kebanyakan profesional medis menggunakan krim mati rasa 15 menit sebelum tindik telinga, guna membantu mengurangi rasa sakit.

Krim mati rasa ini biasanya mengandung lidokain, yang merupakan obat bius untuk membantu menyebabkan hilangnya rasa pada kulit.

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah membungkus es batu dengan serbet dan memijatnya di sekitar daun telinga. Hal ini bisa mencegah sensitivitas ujung saraf dan mengurangi rasa sakit.

4. Memicu reaksi alergi

Alergi nikel cukup umum pada anak-anak dengan kulit yang sensitif, terutama bagian telinga. Anda perlu tahu bahwa kebanyakan perhiasan mengandung jejak nikel.

Perhiasan berlapis perak sering kali aman dan dirawat dengan hati-hati untuk membantu menjaga kesehatan telinga anak Anda.

Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum menindik telinga anak, guna memastikan kondisinya stabil.

5. Anak-anak lebih tidak leluasa bermain

Menindik telinga anak sejak usia dini juga menggaggu aktivitas fisik mereka sehari-hari. Anting-anting yang lebih besar juga berisiko tersangkut di pakaian atau ditarik oleh anak-anak lain.

Karena itu, lebih baik menunggu anak Anda tumbuh hingga usia tertentu, di mana mereka dapat beristirahat dari olahraga dan aktivitas favoritnya selama beberapa bulan.

Bahkan, anak-anak biasanya disarankan menghindari aktivitas fisik dalam bentuk apapun, terutama dengan anak-anak lain. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko infeksi, karena anak-anak sering menyentuh anting telinga mereka dengan tangan yang kotor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dengar Suara Dengung, Ternyata Ada Serangga Besar Bersarang di Telinga Pria Ini

Sering Dengar Suara Dengung, Ternyata Ada Serangga Besar Bersarang di Telinga Pria Ini

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 11:34 WIB

Tak Tahu Sebabnya, Boy William Tiba-tiba Tuli Sebelah saat Umur 5 Tahun

Tak Tahu Sebabnya, Boy William Tiba-tiba Tuli Sebelah saat Umur 5 Tahun

Video | Sabtu, 08 Januari 2022 | 16:29 WIB

Tuli Sebelah, Boy William Sering Dianggap Sombong

Tuli Sebelah, Boy William Sering Dianggap Sombong

Entertainment | Sabtu, 08 Januari 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB