Anak Stunting Berisiko Mengalami Obesitas dan Dampak Buruk Lainnya Hingga Dewasa

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 21 Januari 2022 | 18:01 WIB
Anak Stunting Berisiko Mengalami Obesitas dan Dampak Buruk Lainnya Hingga Dewasa
Ilustrasi anak obesitas. (Elements Envato)

Suara.com - Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak-anak hingga membuatnya gagal tumbuh dan berkembang. Anak yang stunting akan memiliki tubuh pendek dan juga perkembangan otaknya tidak optimal, sehingga mempengaruhi kemampuan kognitif.

Ketua Asosiasi Nutrisionis Indonesia DPP Persagi Dr. Andrianto SH. M.Kes. menjelaskan bahwa anak stunting berisiko obesitas, meski usianya masih balita. Gangguan kesehatan lainnya juga akan mengintai hingga anak dewasa.

"Balita yang stunting cenderung gemuk. Oleh sebab itu, akibat stunting yang berbahaya, selain tingkat kecerdasannya rendah, ketika dia sudah berusia 40 tahun akan lebih terpicu mendapatkan penyakit kanker, ginjal, dan sebagainya apabila dia obesitas," jelas dokter Andrianto dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jumat (21/1/2022).

Berbagai penyakit generatif tersebut menjadi dampak buruk jangka panjang dari stunting. Dokter Andrianto menyampaikan, kondisi itu terjadi akibat adanya gangguan metabolisme pada anak stunting.

"Dia akan sering sakit, kemudian ada gangguan metabolisme. Sehingga pada usia 40 tahun ke atas cenderung akan memiliki penyakit degeneratif kencing manis, ginjal, hipertensi, dan sebagainya," ujarnya.

Stunting terjadi karena selama periode seribu pertama kehidupan anak tidak mendapatkan gizi yang baik. Selain pertumbuhan badan, perkembangan otak juga ikut terganggu.

Karena selama periode seribu hari pertama kehidupan menjadi waktu perkembangan otak hingga 85 persen. Apabila asupan gizinya tidak cukup, maka pertumbuhan dan perkembangan juga terganggu.

"Jadi stunting bisa dicegah bahkan bisa ditangani. Stunting juga bukan faktor keturunan, ini yang harus dipahami. Memang ada faktor keturunan, tapi hanya dua setengah persen," ujarnya.

Ia menambahkan, orangtua yang pendek belum tentu anak-anaknya juga akan pendek. Begitu pula sebaliknya. Sebab, faktor utama stunting yang menyebabkan anak menjadi pendek berasal dari konsumsi kurang gizi dalam waktu yang lama.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menentukan Obesitas Berdasarkan Usia, Tidak Selalu Berdasarkan Berat Badan

Cara Menentukan Obesitas Berdasarkan Usia, Tidak Selalu Berdasarkan Berat Badan

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 12:20 WIB

Gara-gara Pandemi Covid-19, Kasus Obesitas Anak Diprediksi Meningkat

Gara-gara Pandemi Covid-19, Kasus Obesitas Anak Diprediksi Meningkat

Health | Sabtu, 08 Januari 2022 | 09:10 WIB

BPOM AS Mengizinkan 4 Jenis Obat Pil Ini untuk Menurunkan Berat Badan

BPOM AS Mengizinkan 4 Jenis Obat Pil Ini untuk Menurunkan Berat Badan

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 06:45 WIB

Terkini

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:12 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar

Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya

Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra

Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang

Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori

7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:54 WIB

×