Gara-gara Varian Omicron, Kemenkes Prediksi Kasus Covid-19 Bakal Cepat Melonjak

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:35 WIB
Gara-gara Varian Omicron, Kemenkes Prediksi Kasus Covid-19 Bakal Cepat Melonjak
Varian Omicron. (Dok. Envato)

Suara.com - Varian Omicron menyebabkan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di negara-negara dunia, tak terkecuali Indonesia.

Meski begitu menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), cepatnya lonjakan kasus Covid-19 karena varian Omicron juga akan dibarengi dengan penurunan kasus dan periode kesembuhan yang lebih cepat. Kok bisa?

Hal ini terbukti hasil data Kemenkes RI yang menunjukan di Indonesia sudah terdeteksi lebih dari 1.000 kasus varian Omicron, yang mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

Sedangkan kasus baru Covid-19 juga terus bertambah, per 21 Januari 2022 menunjukan dalam sehari terjadi 2.600 kasus baru, meski kasus kematian masih cenderung rendah, yakni 2 kematian baru.

INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Omicron dengan Varian Virus Corona Lain!
INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Omicron dengan Varian Virus Corona Lain!

Melihat pertambahan kasus ini, Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan ringannya gejala varian Omicron tidak lepas dari banyaknya masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19.

Selain itu, outbreak yang dikhawatirkan dari varian Omicron, yakni penularannya yang sangat cepat dibanding varian Delta.

"Jadi kita bisa lihat, bahkan puncak kasus akan cepat terjadi dan doubling timenya bisa lebih cepat. Kita bisa lihat dari 3.000, besok bisa 4.500, mungkin besoknya bisa 9.000, besoknya bisa 11.000," ujar Nadia dalam acara diskusi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Sabtu (22/1/2022).

Sehingga, kata Nadia, bukan hal aneh apabila nantinya gelombang lonjakan varian Omicron bisa terjadi sangat cepat dan tajam, tapi juga bisa melandai dengan cepat.

Hal ini tidak lepas dari varian Omicron yang memiliki banyak mutasi, sehingga dengan mudah lolos dari kekebalan yang dirangsang dari vaksinasi.

baca juga

"Makanya WHO dalam dua hari menyatakan varian Omicron itu dinyatakan sebagai varian of concern (VOC), karena begitu banyak mutasi yang ada di varian ini, selain itu, dia mengkombinasikan yang terjadi pada varian sebelumnya," papar Nadia.

Sehingga ia meminta masyarakat tidak perlu panik apabila sudah divaksinasi tapi dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron, karena gejalanya yang cenderung akan ringan atau tidak bergejala.

"Kita bisa lihat proteksi vaksinasi gejalanya ringan, atau bahkan data sekarang 80 atau 90 persen tidak bergejala, bahkan gejalanya ringan. Oleh karena itu proteksi vaksinasi pada individu, maupun vaksinasi yang bersama-sama kita kerjakan," tutup Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 09:39 WIB

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Kini Layani 80 Transaksi per Hari, BRILink Agen Ria Irawan Memulai Usahanya dari Door to Door

Kini Layani 80 Transaksi per Hari, BRILink Agen Ria Irawan Memulai Usahanya dari Door to Door

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Petani dan Pengusaha Kelapa di Indragiri Hilir

Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Petani dan Pengusaha Kelapa di Indragiri Hilir

Surakarta | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Kembali Berotot, Dolar AS Turun ke Level Rp17.899

Rupiah Kembali Berotot, Dolar AS Turun ke Level Rp17.899

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:46 WIB

BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir

BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Bukan Cuma RGB, Headset Gaming Terbaru iQOO Ini Punya Fitur Mengejutkan

Bukan Cuma RGB, Headset Gaming Terbaru iQOO Ini Punya Fitur Mengejutkan

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Bedak Tabur yang Bikin Glowing dan Tahan Lama Merek Apa? Ini 2 Rekomendasi dengan Review

Bedak Tabur yang Bikin Glowing dan Tahan Lama Merek Apa? Ini 2 Rekomendasi dengan Review

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44 WIB

6 Produk Body Care Harian untuk Mengatasi Kulit Kusam

6 Produk Body Care Harian untuk Mengatasi Kulit Kusam

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Modal Rp19 Juta, Ini Upaya BRILink Agen Ria Irawan yang Kini Berbuah Manis

Modal Rp19 Juta, Ini Upaya BRILink Agen Ria Irawan yang Kini Berbuah Manis

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Cara Agar Produk UMKM Bisa Masuk Minimarket hingga Supermarket

Cara Agar Produk UMKM Bisa Masuk Minimarket hingga Supermarket

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Sebelum File Terkunci, Ransomware Sudah Bergerak di Dalam Jaringan

Sebelum File Terkunci, Ransomware Sudah Bergerak di Dalam Jaringan

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:41 WIB

×