Akibat Covid-19 yang Tak Terdeteksi, Remaja Ini Menderita Sindrom Peradangan Multisistem yang Mematikan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:11 WIB
Akibat Covid-19 yang Tak Terdeteksi, Remaja Ini Menderita Sindrom Peradangan Multisistem yang Mematikan
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu bernama Rosie Diven tidak sadar bahwa anaknya, Branson, menderita Covid-19 hingga hampir kehilangan nyawa sang putra.

Pada Desember tahun lalu, Branson sering muntah-muntah dan kehilangan nafsu makannya. Ia tidak menderita sakit tenggorokan maupun batuk seperti kebanyakan kasus Covid-19.

Branson pun dibawah ke rumah sakit pada 10 Desember, dan dinyatakan negatif Covid-19. Branson didiagnosis flu.

Namun seiring waktu, bocah remaja itu menjadi semakin sakit. Rosie pun kembali membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa pada 16 Desember.

"Saya tidak tahu penyakit apa ini tetapi ini bukan flu," ujar Rosie pada saat itu kepada sang dokter.

Rosie dan Branson (Facebook)
Rosie dan Branson (Facebook)

Dokter pun merujuknya ke Rumah Sakit Anak McLeod di Florence, Carolina Selatan. Di sini, remaja 16 tahun itu kembali dites negatif Covid-19.

Ia kembali dirujuk ke MUSC Shawn Jenkins Children's Hospital di Charleston, salah satu rumah sakit pediatrik terbaik di Amerika Serikat.

"Begitu mereka mengatakan akan memanggil helikopter, saya tahu kondisinya cukup serius," sambung Rosie, dilansir The Sun.

Sekali lagi, Branson negatif Covid-19. Tetapi dokter menemukan adanya antibodi dari sindrom peradangan multi-sistem pada anak-anak atau multi-system inflammatory syndrome in children (MIS-C).

baca juga

MIS-C merupakan respons peradangan yang tertunda terhadap Covid-19. Kondisi ini dapat dialami berminggu-minggu atau berbulan-bulan pasca Covid-19. Bahkan ini dapat terjadi pada mereka yang tidak menunjukkan gejala.

Gangguan ini bisa mematikan karena menargetkan semua organ utama sekaligus.

Para dokter di Shawn Jenkins menemukan kadar penanda peradangan, yang disebut feritin, sangat tinggi, yakni 80.000. Sementara tingkat normalnya adalah antara 40 hingga 200.

"Mereka bilang Branson mungkin tidak akan bangun pada Jumat pagi apaila aku tidak langsung membawanya pada Kamis malam," lanjut Rosie.

Hingga akhirnya Branson dirawat di ICU dengan bantuan ventilator. Kondisinya membaik tepat sebelum Natal. Pada 30 Desember, Branson akhirnya dipulangkan dengan beberapa obat resep yang harus diminumnya secara rutin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jinhwan, Yunhyeong, dan Donghyuk iKON Positif COVID-19, Begini Penjelasan YG Entertaiment

Jinhwan, Yunhyeong, dan Donghyuk iKON Positif COVID-19, Begini Penjelasan YG Entertaiment

Your Say | Minggu, 23 Januari 2022 | 14:03 WIB

Mendarat Di Bandara Juanda, Dua Pekerja Migran Asal Malaysia Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mendarat Di Bandara Juanda, Dua Pekerja Migran Asal Malaysia Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bisnis | Minggu, 23 Januari 2022 | 13:55 WIB

Antisipasi Omicron, 2 Negara Bagian Australia Lakukan Tes Covid-19 ke Siswa 2 Kali Seminggu

Antisipasi Omicron, 2 Negara Bagian Australia Lakukan Tes Covid-19 ke Siswa 2 Kali Seminggu

Jogja | Minggu, 23 Januari 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×