Jangan Pernah Masuk ke Tempat yang Tak Ada Fasilitas PeduliLindungi, Ini Risikonya

Bimo Aria Fundrika

Senin, 24 Januari 2022 | 01:35 WIB
Jangan Pernah Masuk ke Tempat yang Tak Ada Fasilitas PeduliLindungi, Ini Risikonya
Personel Polres Toba scan barcode PeduliLindungi saat akan memasuki Mapolres Toba. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Selama pandemi Covid-19, pemerintah menerapkan sistem check ini PeduliLindungi saat masuk ke tempat-tempat umum. Di depan gedung umumnya akan ada QR code yang bisa dipindai oleh pengunjung.

Tapi, tidak sedikit juga tempat-tempat yang tidak ada fasilitas untuk memindai PeduliLindungi. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak masuk ke tempat-tempat umum yang tidak ada fasilitas PeduliLindungi.

"Itu nanti Menkes akan mengumumkan mal atau toko atau restoran yang tidak manfaatkan PeduliLindungi. Dan itu, jangan masuk ke situ karena itu akan ada risiko penularan," katanya dikutip dari ANTARA.

Menurut Luhut, penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga menjadi alasan mengapa kasus omicron di Indonesia relatif tidak naik tinggi.

Serupa dengan PeduliLindungi, penggunaan Covid Passes yang diterapkan di Prancis, juga telah mampu mendorong tingkat vaksinasi di negara tersebut.

Fitur PeduliLindungi sudah terintegrasi dengan Aplikasi Traveloka terbaru. Foto: Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. [Antara]
Fitur PeduliLindungi sudah terintegrasi dengan Aplikasi Traveloka terbaru. Foto: Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

"Jika dibandingkan, tingkat kematian dan perawatan harian di Prancis lebih rendah dengan adanya Covid Passes dibandingkan dengan jika tidak ada. Untuk itu, pemerintah akan terus menggunakan, memasifkan dan mengetatkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, khususnya dalam menghadapi varian omicron ini," katanya.

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu juga mengatakan pemerintah selalu berupaya mengambil langkah yang tepat dan terukur.

Pemerintah juga menggunakan data untuk menganalisa dan memprediksi kemungkinan hal yang akan terjadi di depan.

Luhut mengemukakan data dari berbagai negara hari ini, semakin menunjukkan bahwa varian omicron memberikan risiko perawatan dan juga tingkat kematian yang cukup rendah.

baca juga

Namun, kecepatan varian tersebut dalam menginfeksi yang menyebabkan jumlah kasus harian meningkat tajam dan berpotensi untuk meningkatkan jumlah perawatan di rumah sakit dalam waktu dekat sehingga mengancam sistem fasilitas perawatan rumah sakit.

"Kuncinya di sini adalah disiplin kita. Tanpa disiplin, kita akan menjadi korban dari ketidakdisiplinan kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips agar Selalu Konsisten Produktif meskipun di Rumah Saja

5 Tips agar Selalu Konsisten Produktif meskipun di Rumah Saja

Your Say | Senin, 24 Januari 2022 | 12:18 WIB

Vaksinasi Covid-19 Anak  Anak 6-11 Tahun Masih Rendah, Pakar Minta PTM 100 Persen Dihentikan

Vaksinasi Covid-19 Anak Anak 6-11 Tahun Masih Rendah, Pakar Minta PTM 100 Persen Dihentikan

Health | Senin, 24 Januari 2022 | 12:13 WIB

Jelang Olimpiade, Pemerintah Beijing Akan Tes 2 Juta Penduduk

Jelang Olimpiade, Pemerintah Beijing Akan Tes 2 Juta Penduduk

Health | Senin, 24 Januari 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

×