Pandemi Virus Corona Bisa Berakhir di Eropa, Begini Kata WHO

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:37 WIB
Pandemi Virus Corona Bisa Berakhir di Eropa, Begini Kata WHO
Ilustrasi omicron (pixabay.com)

Suara.com - Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa, Hans Kluge, mengatakan bahwa pandemi virus corona dapat berakhir di benua Eropa.

Menurutnya, virus corona varian Omicron dapat menginfeksi 60 persen orang Eropa pada Maret mendatang. Inilah sebabnya masuk akal apabila wilayah tersebut sedang menuju akhir pandemi.

Setelah gelombang Omicron yang saat ini melanda mereda, akan ada beberapa pekan hingga bulan terciptanya kekebalan global, baik karena vaksinasi Covid-19 maupun dari infeksi itu sendiri.

"Kami mengantisipasi akan ada masa tenang sebelum Covid-19 kembali menjelang akhir tahun, tetapi belum tentu pandemi kembali," kata Kluge, dilansir France24.

Kepala Penasihat Kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci, juga menyutujui hal tersebut, mengingat adanya penurunan kasus Covid-19 secara signifikan di beberapa bagian Amerika Serikat.

Protein lonjakan Virus Omicron (EPLF)
Protein lonjakan Virus Omicron (EPLF)

"Segalanya terlihat baik," jelas Fauci.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa jangan terlalu percaya diri walau sudah terlihat adanya penurunan dalam jumlah kasus baru-baru ini di beberapa daerah, terutama timur laut AS.

"Saya yakin Anda akan mulai melihat perubahan haluan di seluruh negara bagian," sambungnya.

Kantor regional WHO untuk Afrika juga mengatakan pada pekan lalu bahwa kasus Covid-19 telah turun drastis di wilayah mereka dan kasus kematian juga menurun untuk pertama kalinya sejak gelombang keempat yang didominasi Omicron mencapai puncaknya.

Kluge menambahkan bahwa Omicron juga telah meningkatkan harapan bahwa Covid-19 akan menjadi endemik, penyakit yang mudah diatasi seperti flu musiman.

Tetapi, menurutnya masih terlalu dini untuk menyebut Covid-19 akan menjadi endemik.

"Ada banyak pembicaraan tentang endemik, tetapi endemik berarti... bahwa mungkin memprediksi apa yang akan terjadi," sambungnya.

Kluge juga memperingatkan bahwa masih ada kemungkinan SARS-CoV-2 bermutasi lagi, yang memunculkan varian lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa-Bali Epicentrum Omicron, Vaksinasi Booster Mendesak Dilakukan

Jawa-Bali Epicentrum Omicron, Vaksinasi Booster Mendesak Dilakukan

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 07:33 WIB

Apakah Varian Omicron Ancaman Terakhir Virus Corona? WHO Jawab Kapan Pandemi Akan Berakhir

Apakah Varian Omicron Ancaman Terakhir Virus Corona? WHO Jawab Kapan Pandemi Akan Berakhir

Health | Selasa, 25 Januari 2022 | 06:40 WIB

Varian Omicron Masih Merajalela di Australia, Gara-gara Tolak Terapkan Lockdown?

Varian Omicron Masih Merajalela di Australia, Gara-gara Tolak Terapkan Lockdown?

Health | Selasa, 25 Januari 2022 | 05:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB