facebook

Peneliti Temukan Senyawa Cannabidiol Berpotensi Cegah Infeksi Covid-19, Bisakah Semua Jenis Ganja?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Peneliti Temukan Senyawa Cannabidiol Berpotensi Cegah Infeksi Covid-19, Bisakah Semua Jenis Ganja?
Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)

Dalam penelitian tersebut, Rosner dan tim menyatakan senyawa CBD diharapkan bisa jadi alat tambahan untuk memerangi SARS CoV 2.

Suara.com - Peneliti menganalisis bahan aktif dalam ganja yakni, cannabidiol (CBD) yang bisa membantu mencegah infeksi virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.

Meski CBD dalam ganja ini potensial, peneliti memperingatkan bukan berarti semua jenis ganja bisa digunakan.

Apalagi masyarakat sampai membeli CBD di apotek atau dengan sengaja merokok ganja untuk cegah infeksi Covid-19.

Ini karena temuan ini hanya berlaku untuk jenis CBD dalam ganja yang sudah mendapat persetujuan BPOM AS, yakni FDA, obat yang biasa digunakan untuk obati gangguan kejang, bukan sembarang obat yang bisa diakses oleh masyarakat umum.

Baca Juga: Satgas Klaim Indonesia Berhasil Lewati Libur Nataru Tanpa Lonjakan Covid-19

Kepala Penelitian ini, Marsha Rosner mengatakan CBD dalam ganja yang dinilai ampuh cegah Covid-19 ini, tidak bisa menggantikan berbagai langkah pencegahan seperti pakai masker dan vaksinasi.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Rosner adalah peneliti kanker di University of Chicago yang fokus mempelajari respons sistem kekebalan tubuh.

Dalam penelitian tersebut, Rosner dan tim menyatakan senyawa CBD diharapkan bisa jadi alat tambahan untuk memerangi SARS CoV 2.

Apalagi dalam penelitian ditemukan senyawa itu bisa membantu tikus melawan Covid-19, termasuk ditemukan juga secara sugestif bahwa senyawa itu juga bisa membantu manusia melawan virus yang sama.

"Kami belum tahu apakah CBD bisa mencegah Covid-19, tetapi kami pikir hasil penelitian kami memberikan bukti kuat untuk melakukan uji klinis (pengujian pada manusia). Kami ingin uji klinis," ungkap Rosner mengutip Live Science, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: Update 26 Januari 2022: RSD Wisma Atlet Hari Ini Rawat 2.946 Pasien Positif Covid-19

Perlu diketahui, CBD berasal dari tanaman ganja. Senyawa ini tidak bekerja seperti tetrahydrocannabinol (THC), yakni bahan psikoaktif yang juga ada dalam ganja. Sedangkan CBD tidak menyebabkan kecanduan atau memicu efek nge-fly.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar