Update Covid-19 Global: Varian Omicron Sebabkan 99,9 Persen Kasus Positif di Amerika Serikat

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:39 WIB
Update Covid-19 Global: Varian Omicron Sebabkan 99,9 Persen Kasus Positif di Amerika Serikat
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Kasus baru Covid-19 di dunia masih menyentuh angka jutaan dalam sehari. Dalam 24 jam terakhir, tercatat 3,48 juta kasus positif dengan kasus kematian mencapai 10.216 jiwa secara global.

Dikutip dari situs Worldometers, terdapat delapan negara yang melaporkan kasus baru hingga ratusan ribu dengan lebih dari seperempat total kasus baru global terjadi hanya di Amerika Serikat dan Perancis.

Amerika Serikat melaporkan 510.342 kasus dan Perancis dengan 428.008 kasus. Sedangkan angka kematian Covid-19 hari ini menjadi yang terbanyak selama 2022.

Amerika Serikat juga mendominasi laporan kematian harian dengan angka 2.757 jiwa. Disusul Rusia yang melaporkan 657 jiwa, Brasil 606 jiwa, dan India 575 jiwa. Negara lainnya melaporkan angka kematian Covid-19 di bawah 500 jiwa.

Akumulasi data Covid-19 per Kamis (27/1) pukul 07.30 WIB kini tercatat 362,85 juta kasus dengan kematian lebih dari 5,64 juta jiwa.

Varian Omicron Mendomimasi Hampir Seluruh Kasus di Amerika Serikat

Amerika Serikat yang masih menjadi sentra kasus Covid-19 di dunia, infeksi yang terjadi telah didomimasi varian omicron. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat bahwa varian omicron kini menyebabkan 99,9 persen kasus baru Covid-19 di AS.

Sedangkan varian delta yang sempat menyebar pada musim panas tahun lalu kini hanya terdapat sekitar 0,1 persen dari kasus.

CDC juga mencatat kalau jumlah kasus baru virus corona di AS sebenarnya sudah turun dari puncaknya saat awal Januari. Namun, kematian telah mencapai tingkat tertinggi bahkan sejak awal tahun lalu.

Di sisi lain, rawat inap pasien Covid-19 juga sudah mulai menurun. Para ahli kesehatan berharap kondisi itu menjadi indikasi dari fase pandemi Covid-19 yang lebih terkendali.

Total kasus Covid-19 di AS masih yang terbanyak di dunia dengan jumlah lebih dari 74,12 juta dan kematian mencapai 898.294 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hits Health: Kasus Harian Covid-19 Tembus 7 Ribu, Manfaat Biji Pepaya yang Jarang Diketahui

Hits Health: Kasus Harian Covid-19 Tembus 7 Ribu, Manfaat Biji Pepaya yang Jarang Diketahui

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 09:33 WIB

Siapkan Dokumen! 6 Syarat Lolos Kartu Prakerja Gelombang 23, Bukan Penerima Bantuan Sosial COVID-19

Siapkan Dokumen! 6 Syarat Lolos Kartu Prakerja Gelombang 23, Bukan Penerima Bantuan Sosial COVID-19

Jabar | Kamis, 27 Januari 2022 | 09:20 WIB

Varian Omicron Sudah Masuk Sumbar, Warga Diminta Tak Panik Selalu Jaga Prokes

Varian Omicron Sudah Masuk Sumbar, Warga Diminta Tak Panik Selalu Jaga Prokes

Riau | Kamis, 27 Januari 2022 | 09:18 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB