Hanya 7 Persen Pasien Varian Omicron yang Perlu Perawatan Rumah Sakit, Ini Sebabnya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:54 WIB
Hanya 7 Persen Pasien Varian Omicron yang Perlu Perawatan Rumah Sakit, Ini Sebabnya
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Suara.com - Tingkat perawatan pasien Covid-19 varian Omicron rendah. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin.

Kata Menkes Budi, pasien Omicron yang memerlukan perawatan di rumah sakit umumnya mereka yang bergejala sedang, berat, dan kritis.

Pasien virus corona varian Omicron bergejala sedang, lanjut Menkes Budi, umumnya ditandai dengan saturasi oksigen di bawah 94 sehingga membutuhkan oksigen. Sedangkan gejala berat berarti pasien perlu perawatan ruang ICU.

Data Kementerian Kesehatan per 26 Januari 2022, dari 1.988 pasien Omicron, sebanyak 54 orang di antaranya bergejala sedang dan 5 lainnya gejala berat.

"Sebenarnya yang masuk rumah sakit adalah yang 59 orang itu atau sekitar 6-7 persen yang dirawat sekarang," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022) kemarin.

Namun sejak awal omicron masuk ke Indonesia, total pasien yang dirawat di rumah sakit sebanyak 854 orang. Itu terjadi karena lebih banyak pasien dari perjalanan luar negeri yang perlu diobservasi terkait penyakit Omicron.

Sementara kondisi saat ini di mana Omicron telah menyebar secara lokal, membuat pemerintah hanya menyarankan pasien dengan gejala tertentu yang perlu dirawat di RS.

"Tidak semua perlu dirawat, kalau perlu dirawat sebetulnya hanya jika dia memerlukan oksigen. Kalau dia tidak ada gejala, isolasi sendiri di rumah dia bisa sembuh. Atau kalau ada gejala batuk, sedikit demam, itu juga tidak perlu di rumah sakit, masuk kategori ringan bisa dirawat di rumah sendiri," tuturnya.

Tingkat keparahan Omicron lebih rendah juga terlihat dari penggunaan oksigen di RS. Menkes Budi mengatakan, dari 59 pasien gejala sedang dan berat, 54 orang di antaranya menggunakan oksigen jenis nasal kanul.

baca juga

"Sekali lagi kita lihat sebagian besar yang membutuhkan oksigen itu sifatnya nasal kanul, jadi bukan yang berat. Ini memperkuat hipotesa kita bahwa memang ini lebih ringan dibandingkan delta yang masuk rumah sakit," ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu ciri-ciri varian Omicron memang tidak meningkatkan angka perawatan di rumah sakit meski potensi penularannya tinggi. Selain itu, cakupan vaksinasi yang luas di Indonesia juga berpengaruh terhadap tingkat kesakitan masyarakat akibat Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengaku Tubuhnya Menjadi Lebih Sehat, Pria 85 Tahun Ini Ketagihan Vaksin Covid-19 hingga Disuntik Belasan Kali

Mengaku Tubuhnya Menjadi Lebih Sehat, Pria 85 Tahun Ini Ketagihan Vaksin Covid-19 hingga Disuntik Belasan Kali

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:34 WIB

Tambahan Kasus Covid-19 Harian di Bali Capai 212 Orang

Tambahan Kasus Covid-19 Harian di Bali Capai 212 Orang

Bali | Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:30 WIB

Sarankan Pasien Omicron OTG atau Gejala Ringan Isoman, Kadinkes DKI Jakarta: Insya Allah Sembuh

Sarankan Pasien Omicron OTG atau Gejala Ringan Isoman, Kadinkes DKI Jakarta: Insya Allah Sembuh

Jakarta | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:05 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×