Menkes Budi Sebut Varian Omicron BA2 atau Son of Omicron Sudah Masuk ke Indonesia

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:10 WIB
Menkes Budi Sebut Varian Omicron BA2 atau Son of Omicron Sudah Masuk ke Indonesia
Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa virus corona varian Omicron BA2, atau yang dikenal sebagai Son of Omicron sudah ada di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara temu media, pada Kamis (27/1/2022) kemarin, dikutip dari kanal YouTube KompasTV.

"Sekarang kalau pertanyaannya sudah ada belum (Omicron) BA2 di Indonesia? Sudah ada. Kita sudah deteksi mungkin sekitar 10 dari 1600 (sampel) yang BA2," kata Menkes Budi.

Di sisi lain dalam satu kesempatan, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa varian Omicron berdasarkan susunan genetiknya, di kategorisasi menjadi B11529, BA1, BA2 dan BA3.

"Omicron BA2 tengah menjadi perhatian karena memiliki mutasi yang dapat menyebabkan perbedaan hasil PCR," jelasnya mengutip situs resmi Satgas Covid-19.

Pada subvarian Omicron lain, adanya mutasi berupa hilangnya susunan tertentu pada Gen S dapat memunculkan deteksi gen lainnya. Namun gen S tidak terdeteksi (SGTF) pada tes PCR.

Namun pada Omicron BA2, susunan ini tidak hilang sehingga PCR tidak memunculkan hasil SGTF atau hasilnya sama dengan varian lain yang bukan Omicron.

"Padahal BA2 merupakan salah satu jenis Omicron," jelas Wiku lebih lanjut.

Lalu bagaimana dengan tingkat keparahan virus corona varian Omicron dengan subvarian BA2?

Dalam keterangannya, Menkes Budi mengatakan dirinya belum melihat risiko subvarian BA2 lebih berbahaya dengan suvbarian Omicron lainnya, atau bahkan varian virus corona lain.

"Sejauh ini kita belum lihat seperti itu (lebih parah). Kalau teman-teman ada risetnya bisa kasih (pemerintah). Tapi kalau ada yang bilang ini (BA2) menyerang upper respiratory tract infections, pernapasan atas, memang Omicron menyerang (pernapasan) atas bukan ke paru," pungkas Menkes Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Aliando Syarief Idap Gangguan Mental OCD, Kakek Ketagihan Divaksinasi Covid-19

Hits Kesehatan: Aliando Syarief Idap Gangguan Mental OCD, Kakek Ketagihan Divaksinasi Covid-19

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:09 WIB

Hanya 7 Persen Pasien Varian Omicron yang Perlu Perawatan Rumah Sakit, Ini Sebabnya

Hanya 7 Persen Pasien Varian Omicron yang Perlu Perawatan Rumah Sakit, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:54 WIB

Menkes Budi Kembali Imbau Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Gejala Ringan Cukup Lakukan Isoman di Rumah

Menkes Budi Kembali Imbau Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Gejala Ringan Cukup Lakukan Isoman di Rumah

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB