Menkes Budi Kembali Imbau Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Gejala Ringan Cukup Lakukan Isoman di Rumah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:27 WIB
Menkes Budi Kembali Imbau Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Gejala Ringan Cukup Lakukan Isoman di Rumah
Menkes Budi Gunadi Sadikin. [Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin meminta warga yang positif Covid-19 tapi tidak bergejala atau memiliki gejala ringan, cukup melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah.

Imbauan itu juga berlaku untuk pasien yang terkonfirmasi positif virus corona varian omicron.

"Tidak usah panik. Kita disiplin tinggal di rumah isolasi sendiri, minum vitamin C, kalau ada demam sedikit minum obat parasetamol untuk menurunkan panas," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022) kemarin.

Akan tetapi, apabila rumah tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat isoman karena terlalu padat dengan anggota kekuarga, Budi menyarankan untuk pindah ke tempat isolasi terpusat seperti di RSDC Wisma Atlet.

Menkes: Virus Corona Varian Omicron Tak Separah Delta

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi juga mengatakan bahwa infeksi Covid-19 varian omicron tidak separah delta. Terlebih pada orang yang tidak bergejala atau dengan gejala ringan, Menkes menyebut bahwa infeksi bisa sembuh sendiri.

"Kalau posisi seperti ini (tidak bergejala) dia bisa sembuh sendiri. Kalau ringan, ada gejala batuk, pilek, tapi juga saturasinya masih baik di atas 95 persen, itu juga bisa dirawat sendiri di rumah," terang Budi.

Pasien Covid-19 yang isoman di rumah masih bisa mendapatkan obat gratis, lanjutnya. Obat-obatan Covid-19 itu bisa didapatkan melalui layanan telemedicine yang telah bekerjasama dengan pemerintah.

Akan tetapi, bila terjadi perburukan gejala, Budi mengingatkan agar segera dirawat ke rumah sakit. Terutama bagi kelompok rentan, seperti lansia.

baca juga

"Kalau saturasi di bawah 94, butuh oksigen itu yang harus dibawa ke rumah sakit. Atau orang tua di atas 60 tahun, lebih baik dibawa ke rumah sakit atau misalnya orang yang belum divaksin, itu juga dibawa ke rumah sakit," ucap Budi.

Dalam kondisi paparan varian omicron saat ini, Budi mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

"Hati-hati, yang paling penting selalu pakai masker, hindari kerumunan. Karena penularan akan semakin tinggi. Kalau bisa di rumah di rumah saja, tidak perlu terlampau banyak keluar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Klaster Kantor, Satgas COVID-19 Minta Perusahaan Izinkan Karyawan WFH

Muncul Klaster Kantor, Satgas COVID-19 Minta Perusahaan Izinkan Karyawan WFH

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:15 WIB

Waduh, Varian Baru Son of Omicron Bisa Pengaruhi Hasil Tes PCR?

Waduh, Varian Baru Son of Omicron Bisa Pengaruhi Hasil Tes PCR?

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:15 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin: Omicron Tidak Seperti Delta, Strateginya Sedikit Beda, Puncaknya Mungkin Sebulan Lagi

Menkes Budi Gunadi Sadikin: Omicron Tidak Seperti Delta, Strateginya Sedikit Beda, Puncaknya Mungkin Sebulan Lagi

wawancara | Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?

Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:57 WIB

SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?

SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September

Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!

Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri

Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Tikus 19 Agustus 2026, Ada Peluang Rezeki di Tengah Tantangan

Ramalan Keberuntungan Shio Tikus 19 Agustus 2026, Ada Peluang Rezeki di Tengah Tantangan

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:30 WIB

7 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Makin Tipis dan Sensitif di Usia 40

7 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Makin Tipis dan Sensitif di Usia 40

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:29 WIB

×