Bunda, Kenali Tiga Tanda Orangtua Mengalami Burnout

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 01 Februari 2022 | 08:03 WIB
Bunda, Kenali Tiga Tanda Orangtua Mengalami Burnout
Ilustrasi ibu mengalami burnout (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Suara.com - Siapa sangka, burnout tak hanya dapat mengancam kelompok pekerja dan pelajar saja, tetapi juga kalangan orangtua.

Burnout sendiri merupakan kondisi di mana seseorang merasa terjebak pada rutinitas, kemudian mengalami kelelahan secara mental dan butuh bantuan.

Seorang yang mengalami burnout bisa merasa pada titik tidak ingin lagi melakukan pekerjaan tersebut atau ingin melarikan diri dari situasi yang dihadapinya.

Burnout berbeda dengan stres. Stres yang negatif atau dikenal dengan distress akan membuat produktivitas seseorang menurun. Ketika tidak ada intervensi dan penyelesaiannya, maka distress akan berkembang menjadi burnout.

Ilustrasi burnout (pexels)
Ilustrasi burnout (pexels)

Jadi, bisa disimpulkan burnout merupakan tumpukan stres yang negatif dan tidak ditangani dengan tepat.

Meski awalnya banyak dipakai di kalangan para pekerja, seiring berjalannya waktu, kosakata burnout juga digunakan dalam dunia parenting, yakni parental burnout.

Berbicara dalam acara Instagram live bersama Teman Parenting awal Januari 2022 lalu, Psikolog Tatik Imadatus Sa’adati, S.Psi, M.Psi menjelaskan mengenai beberapa pencetus orangtua bisa mengalami burnout.

Di antaranya adalah orangtua yang belum siap memiliki anak, tidak ada support system yang baik, serta kurangnya memiliki pengetahuan tentang dunia parenting.

Selain itu, ada tiga tanda untuk mendeteksi orangtua mengalami parental burnout. Apa saja? Dikutip dari siaran pers Teman Parenting, Selasa (1/2/2022), berikut paparannya.

1. Orangtua Lelah Secara Emosional
Walau secara fisik terlihat biasa saja, emosi orangtua yang mengalami burnout sebenarnya tidak stabil dan tidak terkendali.

Jika kelelahan terus menumpuk, akan ada fase di mana alam bawah sadar tidak bisa lagi mengontrol pikiran dan perasaan kita.

Ketika emosi sudah tidak stabil, maka otak depan akan kesulitan untuk memutuskan atau menyelesaikan sesuatu secara bijak.

2. Bersikap Negatif
Saat mengalami burnout, orangtua bisa bersikap negatif terhadap orang lain. Misalnya menjadi sinis, mudah marah, dan mudah tersinggung.

3. Produktivitas Menurun
Hal paling umum yang terjadi pada individu yang mengalami burnout adalah produktivitas yang menurun atau pencapaian individu yang berkurang.

Dalam kasus parenting, salah satu contohnya adalah orangtua menjadi suka overthinking atau berpikiran secara berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Idaman! Belajar 12 Gaya Parenting dari YouTube Kimbab Family

Keluarga Idaman! Belajar 12 Gaya Parenting dari YouTube Kimbab Family

Your Say | Selasa, 01 Februari 2022 | 06:55 WIB

Deddy Corbuzier Bongkar Sering Alami Stres, Ini Cara Mengatasinya

Deddy Corbuzier Bongkar Sering Alami Stres, Ini Cara Mengatasinya

Entertainment | Senin, 31 Januari 2022 | 18:08 WIB

5 Tanda-tanda Kalau Kamu Terjebak dengan Pasangan Pelaku Gaslighting

5 Tanda-tanda Kalau Kamu Terjebak dengan Pasangan Pelaku Gaslighting

Lifestyle | Senin, 31 Januari 2022 | 15:44 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB