Varian Omicron Bikin Kasus Infeksi Covid-19 Naik Lagi, Ketua Satgas IDI: Kita Lebih Siap

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 01 Februari 2022 | 10:03 WIB
Varian Omicron Bikin Kasus Infeksi Covid-19 Naik Lagi, Ketua Satgas IDI: Kita Lebih Siap
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Profesor Zubairi Djoerban mengatakan virus corona varian Omicron berpeluang membuat lonjakan kasus Covid-19 tiga kali lipat dibanding varian sebelumnya.

Meski demikian, Profesor Zubairi juga menyebut ada banyak faktor yang dapat membuat lonjakan bisa diredam, salah satunya kesiapan Indonesia.

"Tapi masalahnya kita sudah lebih siap dari dulu, jadi itu juga bisa lebih diperhitungkan," ujar Profesor Zubairi saat dihubungi Suara.com, Selasa (1/2/2022).

Saat ini Kementerian Kesehatan sudah melakukan serangkaian persiapan hadapi lonjakan kasus Covid-19 mulai dari menaikan level PPKM, menyiapkan stok obat, hingga SOP rawat inap hanya untuk pasien Covid-19 gejala sedang dan berat saja.

Selanjutnya, menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga menyebut bahwa gencarnya vaksinasi telah berkontribusi menekan kasus infeksi.

Sehingga jikapun terinfeksi, gejala yang dialami cenderung tidak bergejala atau bergejala ringan, dan tidak bergejala berat atau serius.

"Vaksinasi juga tinggi, masyarakat sudah lebih paham, jadi lebih paham," ungkapnya.

"Jadi bisa dikoreksi dari yang tadinya tiga kali lipat itu, supaya jangan tiga kali lipat," sambungnya.

Meski begitu, ia tidak menampik bahwa saat ini terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan yang dimulai sejak 21 Januari 2022 di mana angka konfirmasi positif mencapai 1.000 kasus.

baca juga

Dalam hitungan satu minggu per 30 Januari 2022, lonjakan kasus baru Covid-19 terus melonjak tajam dengan 12.422 kasus baru dalam sehari, dan korban meninggal dunia ada 18 orang dalam satu hari.

"Kemudian positivity ratenya dari yang tadinya 0,3 sampai 0,5 persen, jadi ke 15 persen lebih. Jadi secara teoritis bisa lebih berat," tutup Profesor Zubairi.

Sebelumnya, Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan mengungkap bahwa lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron bisa meningkat tiga kali lipat lebih tinggi dari lonjakan varian Delta.

Luhut menjelaskan perkiraan ini berdasarkan pada lonjakan omicron di berbagai negara seperti Amerika, Israel, Amerika Selatan, Afrika Selatan, dan Inggris mengakibatkan rumah sakit terisi penuh tiga kali dari lonjakan delta.

"Kami mencoba menganalisa bahwa jumlah rawat inap rumah sakit di Indonesia dapat lebih tinggi dari Delta apabila kasus harian meningkat lebih tiga kali, tahun lalu kita lihat hampir 56 ribu (kasus per hari), bisa saja tiga kali dari itu bila kita tidak berhati-hati," kata Luhut dalam jumpa pers, Senin, 31 Januari 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Olimpiade Musim Dingin Belum Mulai, Ratusan Atlet Sudah Dinyatakan Positif

Update Covid-19 Global: Olimpiade Musim Dingin Belum Mulai, Ratusan Atlet Sudah Dinyatakan Positif

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 08:45 WIB

Disangka Lebih Ringan, Ahli Temukan Gejala Parah Varian Omicron pada Lansia

Disangka Lebih Ringan, Ahli Temukan Gejala Parah Varian Omicron pada Lansia

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 08:50 WIB

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 20:05 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×