Pemberian Booster Sinovac Diklaim Efektif Tingkatkan Antibodi Terhadap Varian Omicron

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 02 Februari 2022 | 11:24 WIB
Pemberian Booster Sinovac Diklaim Efektif Tingkatkan Antibodi Terhadap Varian Omicron
Ilustrasi: Pekerja bagian produksi Sinovac Biotech Ltd berada di pabrik barunya di kawasan Daxing, Beijing, China, Selasa (18/1/2022). ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie

Suara.com - Penyuntikkan vaksin Covid-19 jenis Sinovac dosis ketiga atau booster diklaim mampu berikan perlindungan terhadap virus corona varian Omicron.

Perusahaan Sinovac Biotech Ltd. merilis data terbaru yang menunjukkan 95 persen orang yang telah menerima tiga dosis CoronaVac, nama dagang Sinovac, memiliki antibodi penawar terhadap Omicron.

Studi dilakukan di Tiongkok dengan meneliti respons imun CoronaVac, vaksin yang diinaktivasi, propiolakton, pada 120 peserta.

Hasil dari penelitian mendukung penggunaan tiga dosis vaksinasi karena tingkat serokonversi dari antibodi penetralisir terhadap Omicron meningkat dari 3,3 persen (2/60) menjadi 95 persen (57/60) untuk rangkaian dua dan tiga dosis masing-masing.

Pada partisipan yang menerima tiga dosis, peneliti juga mengisolasi 323 antibodi monoklonal yang berasal dari memori sel B.

Setengahnya mengenali receptor binding domain (RBD) dan menampilkan bahwa sebagian dari relawan mengalami netralisasi terhadap Covid-19 variant of concern, termasuk Omicron.

Juru bicara Sinovac Pearson LIU mengatakan, hasil penelitian itu membuktikan kalau jenis vaksin nonaktif, salah satu vaksin yang paling banyak digunakan secara global, tetap efektif melawan Covid-19 meski banyak bermunculan virus varian baru.

"Hasil tersebut juga mendukung tiga dosis imunisasi untuk memastikan perlindungan terhadap Covid-19, sebuah penemuan yang sejalan dengan saran dari WHO dan badan kesehatan di seluruh dunia untuk semua jenis vaksin Covid-19," ujar Pearson melalui rilis Sinovac.

Data terbaru itu muncul karena adanya penemuan baru yang menunjukkan bahwa satu bulan setelah pemberian dosis kedua, CoronaVac memberikan respons Sel-T yang lebih tinggi dibandingkan dengan vaksin jenisnmRNA.

Temuan itu dianggap penting untuk mencegah penyakit serius, rawat inap, dan kematian.
Temuan yang dipublikasikan pada Desember 2021 itu berasal dari penelitian oleh LKS Fakultas Kedokteran, The University of Hong Kong (HKUMed) dan Fakultas Kedokteran, The Chinese University of Hong Kong (CU Medicine).

Vaksin Covid-19 CoronaVac telah disetujui untuk penggunaan darurat atau penggunaan pemasaran bersyarat oleh WHO dan badan pengawas obat lokal di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Saat ini, lebih dari 2,6 miliar dosis vaksin telah didistribusikan ke seluruh dunia dengan lebih dari 250 juta dosis CoronaVac diberikan kepada anak-anak berusia 3 hingga 17 tahun di Tiongkok, hingga Januari 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Perbolehkan Vaksin Sinopharm sebagai Vaksin Booster

BPOM Perbolehkan Vaksin Sinopharm sebagai Vaksin Booster

Lampung | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:09 WIB

Varian Omicron Melonjak. Perlukah Vaksin Covid-19 yang Spesifik?

Varian Omicron Melonjak. Perlukah Vaksin Covid-19 yang Spesifik?

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:10 WIB

Positif Covid-19, Randy Pangalila : Kebagian Juga Berjumpa Omicron

Positif Covid-19, Randy Pangalila : Kebagian Juga Berjumpa Omicron

Banten | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:15 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB