Anies Baswedan Minta Luhut Hentikan PTM 100 Persen di Jakarta, Epidemiolog Akhirnya Buka Suara

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 03 Februari 2022 | 08:59 WIB
Anies Baswedan Minta Luhut Hentikan PTM 100 Persen di Jakarta, Epidemiolog Akhirnya Buka Suara
Pembelajaran Tatap Muka di Jembrana, Bali. [Foto : Istimewa/beritabali.com]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan usulan ke Pemerintah pusat agar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen dihentikan selama sebulan.

Usulan tersebut disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Panjaitan selaku kepala koordinator pelaksanaan PPKM Jawa-Bali.

Permintaan ini disampaikan Anies setelah ramai desakan untuk menghentikan PTM 100 persen karena ratusan siswa dan guru terpapar Covid-19. Terbaru, Presiden Joko Widodo juga meminta PTM di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten untuk dievalusi.

"Tadi siang, (saya) berkomunikasi dengan pak Luhut Pandjaitan sebagai Ketua Satgas Covid-19 Jawa-Bali, (saya) menyampaikan usulan agar untuk Jakarta, PTM atau Pembelajaran Tatap Muka ditiadakan selama satu bulan ke depan," ujar Anies di Taman Benyamin, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (2/2/2022).

Sebagai gantinya, sekolah kembali dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar online. Tetapi, karena bersifat usulan, nantinya Pemerintah Pusat yang akan menentukan kebijakan seperti apa yang diambil terkait PTM.

Epidemiolog Griffith University Australia dr. Dicky Budiman mengatakan kalau usulan menghentikan PTM realistis untuk dilakukan. Ia sependapat kalau PTM 100 persen harus dihentikan sementara untuk mencegah terjadinya klaster Covid-19 di sekolah. 

"Kalau berbasis data, menurut saya tampaknya sebulan cukup realistis. Karena kalau saya prediksi, setidaknya awal Maret sudah melanda, terutama Jawa-Bali," kata Dicky, dihubungi suara.com, Kamis (3/2/2022).

Meski begitu, ia mengakui tidak ada yang 100 persen pasti dalam situasi dinamis  seperti pandemi saat ini. Sehingga, waktu sebulan dirasa cukup untuk mencegah lonjakan kasus setelah itu dilakukan evaluasi lanjutan.

Sejumlah siswi menggunakan alat cek suhu tubuh sebelum masuk ke sekolah di Kota Bandung, Jawa Barat. [ANTARA/HO-Diskominfo Kota Bandung]
Sejumlah siswi menggunakan alat cek suhu tubuh sebelum masuk ke sekolah di Kota Bandung, Jawa Barat. [ANTARA/HO-Diskominfo Kota Bandung]

"Nantinya kita evaluasi karena resikonya terlalu besar. Bukan masalah bahwa anak-anak sudah divaksin saja, tapi ini punya peran mencegah untuk supaya lonjakannya tidak terlalu besar," ujarnya.

baca juga

Dicky mengingatkan bahwa anak-anak juga berpotensi menularkan Covid-19 kepada anggota keluarga di rumah, meskipun sudah divaksinasi. Oleh sebab itu, saat kasus positif tengah tinggi saat ini disarankan PTM tidak dilaksanakan. 

"Kalau nanti sudah landai, jangan seperti dulu daerah menunda melakukan PTM, jadi kalau memang sudah aman segera lakukan PTM. Sehingga anak tidak dirugikan ini, pelajaran mahal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Minta Ortu Tetap Diberi Kebebasan Pilih PTM atau PJJ

KPAI Minta Ortu Tetap Diberi Kebebasan Pilih PTM atau PJJ

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 08:17 WIB

Omicron Melonjak, KPAI Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan PTM 100 Persen

Omicron Melonjak, KPAI Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan PTM 100 Persen

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 08:10 WIB

Soal Penghentian PTM Sebulan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria: Baru Usulan

Soal Penghentian PTM Sebulan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria: Baru Usulan

Jakarta | Kamis, 03 Februari 2022 | 06:40 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×