Temuan Baru, Tingkat Kemanjuran Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Menurun setelah Beberapa Bulan

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 15 Februari 2022 | 18:47 WIB
Temuan Baru, Tingkat Kemanjuran Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Menurun setelah Beberapa Bulan
Ilustrasi vaksin Covid-19 (cottonbro/Pexels)

Suara.com - Rangkuman dari beberapa penelitian mengenai virus corona Covid-19 menemukan tingkat kekebalan yang diperoleh dari infeksi sebelumnya membantu mencegah infeksi ulang tetapi kurang melindungi diri dari varian Omicron.

Infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya mampu melindungi diri dari infeksi ulang varian Omicron hanya sebesar 56 persen.

Tetapi, infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya mampu melindungi diri dari infeksi varian Alpha sebesar 90,2 persen, varian Beta 85,7 persen, dan varian Delta 92 persen.

Para peneliti di The New England Journal of Medicine mengatakan riwayat infeksi virus corona sebelumnya mungkin hanya sekadar melindungi diri kita dari risiko rawat inap dan kematian akibat varian Omicron.

Dalam kasus infeksi ulang varian Omicron, respons imun terhadap infeksi sebelumnya sebesar 87,8 persen efektif mencegah infeksi ulang nantinya berkembang parah.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Selain itu dilansir dari Times of India, penelitian ini juga menemukan perlindungan yang diberikan oleh suntikan booster vaksin Covid-19 mRNA juga menurun dalam beberapa bulan.

Perlindungan yang diberikan oleh suntikan booster vaksin mRNA dari Moderna Inc atau Pfizer Inc dan mitra BioNTech SE mulai berkurang dengan cepat.

Para peneliti melaporkan bahwa dalam waktu dua bulan setelah dosis kedua vaksin mRNA selama lonjakan infeksi yang disebabkan oleh varian Delta.

"Temuan kami menunjukkan bahwa dosis tambahan vaksin Covid-19 mungkin masih diperlukan lagi," kata Brian Dixon dari Institut Regenstrief dan Universitas Indiana dikutip dari Times of India.

baca juga

Brian dan timnya juga menemukan bahwa orang yang berkulit hitam atau hispanik mungkin lebih membutuhkan dosis tambahan dibandingkan orang kulit putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Omicron Makin Menggila, DIY Alami Kelangkaan Reagen SGTF

Kasus Omicron Makin Menggila, DIY Alami Kelangkaan Reagen SGTF

Jogja | Selasa, 15 Februari 2022 | 18:31 WIB

Mayoritas Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal karena Komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi

Mayoritas Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal karena Komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 17:56 WIB

Luhut Sebut Omicron Hanya Dua Kali Lebih Mematikan dari Flu, Tapi Bos WHO Bilang Jangan Anggap Remeh, Percaya Siapa?

Luhut Sebut Omicron Hanya Dua Kali Lebih Mematikan dari Flu, Tapi Bos WHO Bilang Jangan Anggap Remeh, Percaya Siapa?

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 07:35 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×